Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shadow of The Past

Shadow of The Past

Kadang dia sering lupa karena tak terlalu memperhatikan fisiknya. Airi berjalan mendekat. Dia agak terkejut saat Kei berbincang kasual dengan orang-orang baru itu. Katanya, mereka akan memainkan beberapa set untuk latihan. Permainan itu campuran dan bebas untuk siapa saja. Secara kebetulan, mereka sedang kekurangan pemain karena ada teman mereka sedang bertugas jaga di pantai. Ada pula yang sibuk ikut mengurus kedai. Mereka membutuhkan pemain tambahan.
1030.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 963 kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
Pesona Teman Papa

Pesona Teman Papa

"Temani papa ngopi, yuk." "Boleh." ______ jangan lupa simpan cerita ini ke library ya teman-teman. kalau berkenan boleh memberi review juga di sampul depan. terima kasih, Gaes.
10113.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Anies
novel karya author ke 3 yang aku baca, dan semuanya top abiZzz baru sempat kasih ulasan setelah namatin 3 judul dan sekarang lagi ngumpulin bab dulu biar gak nunggu Up nya Cerita anak Otta dan Om daniel.. sukses buat authornya makasih ya
MEJIKUHIBINIU
parah sih ini bagus banget sampe bikin ngayal jadi delotta and ketemu cowok modelan daniel. novel yang bikin aku pengen terus baca dari awal saat mereka masih geregetan. sukses terus thor, chemhungut ...
Baca Semua Ulasan
Perjuangan Sang Mantan Napi

Perjuangan Sang Mantan Napi

“Beri aku waktu lima menit. Aku segera keluar.” Setelah menemani mereka bermain di taman, aku mencuri-curi kesempatan untuk mandi. Hari ini sangat panas sehingga aku berkeringat selama berada di tempat bermain. Mengapa mereka mandi cepat sekali? Apa Jeff tidak menyuruh mereka menyabuni badan dengan baik? “Cepat, Ma! Jangan lama-lama!” seru Remy tidak sabar. Ada apa lagi dengan mereka? “Kak, berapa lama lima menit itu?” Mungkin dia bertanya kepada Jax.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Dan bermain di sana. Satria tersenyum. "Ternyata kamu sudah merencanakannya ya?!" Andini hanya mengangguk. Ia tidak mampu menjawab lagi karena merasakan kenikmatan yang Satria berikan dengan jari tangannya. "Baiklah, ayo kita lakukan! Tapi maaf saya tidak punya banyak waktu, An!" Satria tersenyum tipis. Sebenarnya ia ingin melakukan pemanasan yang lama dan melakukannya berkali-kali. Sama seperti semalam.
1075.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
Cintai aku, Berondong!

Cintai aku, Berondong!

“Hari ini aku nggak ngapa-ngapain. Bisnis aman, schedule nyanyi minggu depan. Jadi… ya… bosan. Hmmm.” Meysi tetap menatap layar. Dalam situasi serius Meysi tidak bisa diganggu. “Kalau bosan, baca buku. Main gitar. Atau, entahlah… pergi mancing sana! Oh iya... kamu kan lagi suka main PS5, main game aja sana, aku lagi sibuk.” saran Meysi sambil terus berkutat dengan laptop. “Aku maunya main yang lain,” gumam Tirta, melangkah masuk sambil menyeringai nakal.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
A Billionaire Bodyguard For The Supermodel

A Billionaire Bodyguard For The Supermodel

Lima menit bermain, akhirnya kegiatan yang membuat bagian bawah Alessandra basah itu pun selesai. "Kau tidak meloloskan suaramu. Mengapa kau tahan, Sayang, hmm?" tanya Tuan Aroon. Tangannya sembari menurunkan sweater wanitanya yang terangkat. Dirinya heran mengapa wanitanya tersebut seolah menahan suara yang mungkin terdengar seksi di telinganya ketika sesi panasnya barusan. Padahal ia merasakan bahwa sang wanita juga menikmatinya. Dilihat dari tubuh sang wanita yang menggeliat juga cengkeraman jemarinya di pundak kokohnya. "Saya hanya tidak ingin memperpanjang durasi," sahut Alessandra.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
Firdaus

Firdaus

Jibril ikut terpesona melihat permainannya. "Ajarin dong mas!" Jibril berseru ketika Mas Iman telah selesai bermain. "Iya, gabung ekskul band dong makanya," Mas Iman terkekeh. "Siap dah! Pengen bisa keren kayak Mas Iman!" Jibril mengangkat jempolnya. "Emang kapan mas demo-nya?" tanyaku. "Besok senin habis upacara. Nih, mau coba?" Tanya Mas Iman padaku dan Jibril.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

tukas si host sambil menunjukkan jalan untuk Sasha dan Raga. "Itu! Lagi perform dia!" tukas si Host menunjuk ke arah DJ booth dimana seorang pria yang wajahnya tidak terlalu terlihat karena gelap sedang memainkan musik. Sasha mencari Jasmine berkeliling namun tak juga mendapatkannya.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMEN TAPI DEMEN 3 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Kesempatan itu jarang sekali datang untuk yang kedua kali. Shasa tidak ingin membuang percuma kesempatan seperti ini. Kapan lagi bisa mantengin langsung band favoritnya secara langsung dan gratis pula! Shasa berusaha keras mencari cara agar bisa mendapat izin dari Ibu untuk keluar malam. Perlahan Shasa berjalan mengendap keluar kamar dan mencari keberadaan ibunya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Karena baru pertama kali datang ke tempat seperti itu, wanita itu tampak sangat semangat. Jonathan juga tampak semangat. Meski sedikit malu karena memainkan permainan yang seharusnya untuk anak-anak ini. Tapi karena Tania yang meminta, ia tidak ada pilihan lain. "Sudah puas bermain?" Tania mengangguk. Senyum lebar terus tampak di bibirnya. Dua jam mereka memutari Timezone dan mencoba semua permainannya, ia sangat senang. Tidak mempermasalahkan kakinya yang terasa sedikit pegal karena terus berjalan.
1039.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai temani ia untuk bermain sebentar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status