Dimanja Om Tampan
" Ungkapan wajah Lilly penuh keyakinan seolah-olah ia sudah menanggung segala tanggung jawab.
Dalam nada meyakinkan, ia mengeluarkan kertas berisi nomor rekeningnya, menanti transfer dana yang akan mengubah hidupnya selamanya.
Mayang mengepalkan tangannya, emosi marah dan iri menyala di dalam dada, meski dia menantu pertama dikeluarga Palla, belum pernah dia memegang uang sebanyak 15 miliar.
Tetapi Lilly, anak sialan ini, dalam semalam sudah melampaui dirinya. Rasa iri tumbuh subur dalam hatinya.
"Harus pakai ini? Ponselmu mana?" Ammar bertanya sambil memiringkan kepalanya, menunjukkan wajah angkuh.
Di jaman modern seperti sekarang, rasanya sangat ketinggalan jika mau transfer uang harus pak
Hot Chapters