Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JATUH CINTA PADA ISTRIKU YANG DULU KUHINA GENDUT

JATUH CINTA PADA ISTRIKU YANG DULU KUHINA GENDUT

Ditambah lagi, gratisan. Setelah di dalam kamar, kebahagiaan itu terusik oleh pikiran yang menerobos masuk ke kepala. Aku baru ingat tentang map yang isinya berkas fotokopian untuk syarat gugatan cerai. Bahkan, yang asli masih belum aku pisahkan di dalam map itu. Kakiku melangkah ke sisi tempat tidur tempat aku menjatuhkan map itu. Betapa syoknya, saat melihat di lantai sudah tidak ada lagi barang berserakan termasuk map yang sangat berharga.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

“Jadi, kenapa tidak?” Keheningan menggantung. Tidak ada yang mengalah. Tidak ada yang tersenyum. Beruntung, ketukan dari pintu memecah suasana. Baim masuk membawa sebuah map tebal yang langsung meletakkannya di hadapan Aksara. “Semua detail ada di situ,” kata Jagara tanpa menoleh. “Jadi saya rasa saya tidak perlu menjelaskan satu per satu.” Aksara menatap map itu, namun tidak segera membukanya.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
Penghancuran yang Berbahaya

Penghancuran yang Berbahaya

Dia lalu melihat ke arah pintu dengan perasaan bersalah sebelum perlahan menghela nafas lega. Dia yakin tidak akan ada yang datang pada saat ini. Gerakan orang tua itu tidak terburu-buru atau kebingungan. Sebaliknya, dia menghapus jejaknya di ruangan ini dengan rapi. Map di atas meja terlihat sama seperti yang ada di tangannya. Map semacam ini sangat mudah dibeli dan sama sekali tidak memiliki ciri khusus. Bentuknya sangat umum. Namun, meskipun begitu, lelaki tua itu tetap membuka map di tangannya dengan gelisah dan mengeluarkan berkas di dalamnya. Dia lalu mengeluarkan berkas dari map di atas meja dan menukar keduanya.
9.9370.8K viewsCompletedAdded to Library 8.9K Times as tempat berkas/map
Show Reviews (100)
Read
+Library
danbo
Cerita ini mengandung bawang, bikin mata bengkak n sesak napas. Kenyataan tersembunyi yg akhirnya terungkap bikin terkaget2, adakah yg lebih malang drpd jane dunn? meskipun diakhir cerita mengharu biru ttp aja krg puas karena dr sekian banyak bab, kisah manis sean&jane cuma di bab terakhir ajah...
vlaha kurashiki
balik ke sini cuma mo ninggal komen. ini novel yg bikin mewek n terasa rindu berat. happy ending tp koq terasa nyesek banget liat hari tua mereka. best pokoknya. walo ada versi drachinnya..tetap g bisa nandingi novelnya.
Read All Reviews
Misteri Gadis Lintas Waktu

Misteri Gadis Lintas Waktu

ucapku seraya berpikir dan mencoba menemukan sesuatu di otak. Yupz! Segera aku berdiri dan melangkah menuju lemari. Kutarik laci yang terletak di bagian bawah, mencoba membuka tumpukan berkas. "Mas, kamu cari apa?" Aku hanya diam dan fokus mencari sesuatu yang ada di otakku. Aku harus temukan karena ini akan jauh lebih membantu daripada nekad ke tempat berbahaya itu. Yes! Akhirnya aku dapatkan juga apa yang kucari. Sebuah map berwarna hijau dan di dalamnya adalah kumpulan ijazah milik Arda.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
My Husband My Darkness (Indonesia)

My Husband My Darkness (Indonesia)

" Ya, silahkan masuk." "Permisi, pak." Ternyata Bagas yang membawa beberapa map di tangannya." Ini saya membawakan proposal untuk kegiatan bakti social dan seminar yang bapak rencanakan." Ia meletakkan map-map itu di atas meja Abizar. "Oh sudah selesai? Syukur lah. Untuk tempat bagaimana?"
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 644 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
Air Mata dan Doa Seorang istri

Air Mata dan Doa Seorang istri

Sebelum dibawa ke Pak Sekda, kita tukar berkas di dalamnya dengan selipan pornografi. “Kamu ke masuk ke dalam cari map berkas laporan tadi, sementara aku diluar mengontrol suasana diluar,’ perintah Kirana kepada temannya yang langsung beraksi mumpung kantor kecamatan lagi lenggang dari staf yang ikut kunjungan ke Kampung Jaya Bakti. “ini berkasnya!” kata temannya menyodorkan map warna merah tersebut kepada Kirana. Kirana langsung membawanya ke ruang mereka.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 378 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
Nama Mantan di Buku Pendaftaran Siswa Baru

Nama Mantan di Buku Pendaftaran Siswa Baru

tanya Mas Adit seraya berbalik. "Di lemari, di tempat dokumen-dokumen," jawabku. "Ambilkan sekarang!" titah Mas Adit. Aku pun bergegas menuju ke kamar dan mulai mencari map yang berisi dokumen-dokumen penting. Kalau tidak salah aku menyimpannya di laci paling bawah. Berjongkok, aku kemudian membuka laci tersebut dengan cara menariknya. Map berwarna merah kemudian aku keluarkan. Satu per satu dokumen aku baca dengan teliti.
5.89.5K viewsOngoingAdded to Library 343 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
Bukan Kurir Biasa

Bukan Kurir Biasa

kata Bima. Lampu neon yang redup berkedip-kedip, menerangi interior pondok yang kecil dan lusuh. Di tengah ruangan ada meja kayu dengan dua kursi. Andrew terhuyung menuju kursi, kemudian matanya melebar. Di atas meja kayu itu, tersusun rapi, ada tumpukan map tebal. Map-map itu adalah salinan dokumen keuangan Wijoyo Corp. Dokumen-dokumen yang hanya bisa diakses oleh level manajemen tertinggi.
710 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Kalimat Dila menggantung membuat Kenzo penasaran. “Nemuin apa?” desak Kenzo bertanya. Dila merasa tidak pantas dan tidak tega mengatakannya jadi ia memberikan satu map berkas yang sudah tersusun rapih agar mudah dipahami. Kenzo menarik map yang disimpan Dila di meja dan mulai membacanya satu persatu-satu. Semakin banyak kertas yang Kenzo baca semakin dalam kerutan di keningnya. “Dila, kamu tahu kalau berkas ini bisa dijadikan barang bukti?”
1089.4K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as tempat berkas/map
Read
+Library
Sekretaris Rasa Istri

Sekretaris Rasa Istri

Ada yang Urgent dan Top Urgent. “Berkas yang pakai map merah itu Top Urgent, Pak!” ujar Amara meletakkan berkas di meja Adrian. Adrian yang telah duduk di sofa tunggal, menoleh ke arah suara, menganggukkan kepala dan berucap. “Kamu, kemari!”
2.3K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as tempat berkas/map
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status