Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

"Keluarkan tempat pensilmu." "Enggak, Pak! Aku nggak bawa tempat pensil!" Hilda mundur selangkah, menabrak meja di belakangnya. "Keluarkan sekarang atau bapak yang akan menggeledah tasmu di depan seluruh guru piket!" bentak Pak Haris kehilangan kesabarannya. Reputasinya sebagai kepala sekolah dipertaruhkan di sini. Dengan tangan gemetar hebat, Hilda perlahan merogoh saku roknya, menarik keluar sebuah pulpen gel biru bermerek Jepang. Persis seperti yang dianalisis Rani.
407 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Tukar Takdir: Semakin Kujauhi, Semakin Kucintai.

Tukar Takdir: Semakin Kujauhi, Semakin Kucintai.

Kedatangan para donatur membuat Ibu Carla, kepala panti yang baru, tidak bisa ditemui dengan segera sehingga atas saran salah seorang staf, Ivy memutuskan untuk menunggu di ruang seni yang terletak di ujung koridor barat. Sesampainya di sana, Ivy mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Suasana di dalam terasa lengang, menyisakan jejak aktivitas yang baru saja usai. Di salah satu sisi dinding, tergantung lukisan cat air hasil karya anak-anak panti. Meja panjang yang di atasnya terdapat beberapa kotak krayon, stoples berisi kuas, juga kertas origami, terlihat dirapikan dengan sedikit terburu-buru. Namun, di antara semua hal yang tertangkap matanya, ada sebuah objek yang keberadaannya membuat
10912 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Hey, Mama!

Hey, Mama!

Pkq Q Bahkan ada pertunjukan melukis langsung dan sebuah seni dimana orang itu menggunakan koin untuk menggambarkan wajah seseorang. "Lihat, Vi! Kayaknya kita bisa custom itu deh! Gimana kalau lo pesen aja buat nyokap lo?" usul Ify. "Bagus, sih! Unik! Tapi ntar dipasang dimana?" "Ya kan bisa di kamar nyokap lo."
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 400 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

"Ayo cepat kita harus buru-buru!" Pangeran Husain terlihat enggan untuk berganti popok sampai Anelies harus terpaksa menarik lengan balita montok itu untuk dia paksa duduk diam. Anelies baru menurunkan sisi samping popok Pangeran Husain dan terkejut melihat benda persegi kecil yang Husain simpan di dalam popoknya. "Bagaimana kunci mobil bisa ada di dalam popokmu?" Anelies heran setengah mati, tapi seperti biasa Pangeran Husain malah cuma mengisap jempol.
9.9980.5K viewsCompletedAdded to Library 30.4K Times as tempat pensil pop it
Show Reviews (109)
Read
+Library
Spilledout
Cerita yg halunya ga nanggung2. Kalimat yg mnggambarkan karakter, fisik, kekayaan sangat hiperbola. Alur di cerita awal2 enak utk dibaca saat2 gabut. Tapi makin ke bawah keknya authornya makin stress manuver ide ceritanya sendiri sampe di titik kyk sinetron indosiar, bisa terbang, hilang mati hidup
Caroline Things
1 bab skrg terbagi 2 cerita.. mohon utk tdk dipadukan antar 2 cerita di dlm 1 bab thor krna sbg pembaca hnya demi utk membaca cerita jacob dan harumi hrs juga mengeluarkan koin utk membaca crta yg blm aku suka baca.. jadinya spt mengeluarkan koin 2 kali lipat hnya utk membaca 1 cerita..
Read All Reviews
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Busan, Korea Selatan SMP Kyoko Lima Belas Tahun Silam Seorang siswa berseragam SMP terlihat mundar mandir di dekat pintu gudang sekolah yang telah dia kunci rapat dari dalam. Di tangannya terlihat sebuah senjata api yang dia genggam dengan penuh waspada. Sesekali dia mengarahkan senjatanya ke arah siswa dan siswi yang kini menjadi tawanannya di dalam ruangan itu, saat dia mengetahui adanya pergerakan yang pasti dari orang-orang tersebut.
1019.0K viewsCompletedAdded to Library 664 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

Hingga aku lupa, apa tujuan utamaku mampir ke lapak penjual Pop Ice ini. "Owh, iya, Nak," balasku. Zaki terlihat mengulas senyum. "Durian, ya, Yah!" pesan Zaki. "Mang, Pop Ice duriannya satu, ya!" pesanku seraya menatap ke arah penjual Pop Ice. "Siap!" balas Penjual Pop Ice itu. Kemudian segera membuatkan permintaanku. Adista nampaknya juga terlihat salah tingkah. Dia berkali-kali menyedot pipet Pop Ice yang dia pegang. Terkadang juga ia mainkan pipet Pop Ice itu.
1026.1K viewsOngoingAdded to Library 547 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Pandangan Sully menerawang pabrik milik suaminya yang terletak di sisi kanan jalan. “Sebentar lagi peresmian,” jelas Wira. “Sebentar lagi kita sampai di tempat makan,” tambahnya seraya menepikan mobil ke sisi kiri. Terpampang tulisan ‘PECEL AYAM YU MIN’ yang sore itu terlihat ramai. Meski bertempat di warung dengan tenda-tenda tapi sore itu sebagian pembeli mengantre untuk membeli bungkus.
10820.4K viewsCompletedAdded to Library 25.4K Times as tempat pensil pop it
Show Reviews (334)
Read
+Library
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Read All Reviews
Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mereka asyik menikmati minuman dan camilan, mereka juga sengaja memesan snack produksi PG Factory karena merasa tak enak hati ke Rain jika memilih camilan lain. “Citata di minimarket empat belas ribu untuk ukuran ini, tapi di sini Pak harganya menjadi tiga puluh lima ribu,” seloroh salah satu staff Rain sambil berusaha membuka kemasan citata. “Ini edisi berhadiah ‘kan? coba apa yang aku dapatkan?” ucapannya mencuri perhatian Embun. Gadis itu bahkan langsung mencondongkan badan dan menunggu hadiah apa yang ada di dalamnya. “Yah … penghapus pensil lagi.”
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 520 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Coach, Sentuh Aku Lebih Dalam!

Coach, Sentuh Aku Lebih Dalam!

Hari itu, ruang tengah penthouse Hills Group tidak dipenuhi oleh aroma parfum mahal atau suara tegang para kolega bisnis. Sebaliknya, ruangan itu berbau kue cokelat yang baru dipanggang dan dipenuhi balon-balon berwarna biru kehijauan. Di atas meja kerja Brian yang biasanya sakral, kini tergeletak sebuah map kulit berlogo negara.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 747 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

tanya Dodit melihat sikap Dina tampak melamun dan lesu seolah sedang terbebani memikirkan sesuatu hal yang tidak dapat di pahami oleh nalar Dodit. "Hm, gak apa-apa. Kita mau beli oleh-oleh nya dimana?" Dina berusaha menutupi semua perasaannya dengan mengalihkan pembicaraan. "Itu di depan ada toko plus pabrik bakpia pathok jadi aku mau cari tempat parkir yang enak dulu deh," jawab Dodit sambil menunjukkan sebuah toko oleh-oleh di depan jalan yang tampak berukuran besar dengan sebuah tulisan bakpia pathok 85.
1028.0K viewsCompletedAdded to Library 728 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status