INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR
Hingga aku lupa, apa tujuan utamaku mampir ke lapak penjual Pop Ice ini.
"Owh, iya, Nak," balasku. Zaki terlihat mengulas senyum.
"Durian, ya, Yah!" pesan Zaki.
"Mang, Pop Ice duriannya satu, ya!" pesanku seraya menatap ke arah penjual Pop Ice.
"Siap!" balas Penjual Pop Ice itu. Kemudian segera membuatkan permintaanku.
Adista nampaknya juga terlihat salah tingkah. Dia berkali-kali menyedot pipet Pop Ice yang dia pegang. Terkadang juga ia mainkan pipet Pop Ice itu.