Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kuminta Mahar 5 Milyar dari Calon Suamiku yang Sombong

Kuminta Mahar 5 Milyar dari Calon Suamiku yang Sombong

"Pajak preman! Pokoknya, nanti pulang. Bawakan baksonya satu porsi, martabak bangka isi jagung satu, sama minumannya Pop Ice pake susu plus ceres satu. Inget, Pop Icenya, jangan sampai cair. Sebelum berada di tangan Ibu. Sedikit aja ada airnya, Ibu minta ganti yang baru!" "Iiihh, ibu ini. Yang namanya es, kalau udah dikeluarkan dari freezer, ya tetep cairlah. Apa perlu kulkas tukang Pop Icenya Sinta bawa ke sini?" "Ide bagus, tuh. Boleh juga. Biar gantian nanti ibu yang jual pop Ice nya." "Lagian, kenapa PP nya banyak banget? Duit Sinta nggak cukup lah, Bu," keluh Sinta sambil manyun.
1040.5K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Married With The Badboy

Married With The Badboy

ucap Luna tak terima. 🍒 🍒 🍒 Di toko Pelangi, Allisya melihat-lihat pulpen gel favoritnya. "Sya, yang ini lucu deh," Aqila menunjuk pulpen gel berwarna biru laut dengan gliter kemerlip. "Yang ini mbak?" tanya si penjual perempuan. Allisya mengangguk. "Tiga ya mbak, ini kan kembar," Aqila mengernyit. "Kok tiga? Satu aja sya,"
6.3K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Tangannya bergerak lincah, sesekali dia berhenti, menggigit ujung pensil, lalu tersenyum sendiri. Ellena membayangkan kalau desain ini benar-benar jadi, dipakai orang lain atau menang lomba. Pasti rasanya membanggakan. Selanjutnya dia meraih kotak pensil warna yang besar, tertata rapi dan berlapis beludru hitam. Saat dibuka—berbagai macam warna berderet seperti pelangi. Puluhan. Tidak—mungkin hampir ratusan warna. Dari rose gold, emas pucat, champagne, sampai biru safir, merah ruby, hijau zamrud. Bahkan ada warna metalik.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Rental Pacar Gratis Cinta

Rental Pacar Gratis Cinta

Barang masuk justru semakin banyak, membuat sesak kamar. Di kamar Baron banyak merchandise dari Andofood, salah satu perusahaan manufaktur raksasa yang memproduksi makanan dan minuman. Produk yang terkenal yaitu mie instan, bahkan menjadi produk paling populer dengan penjualan nomor satu di negara. Ada kipas, kaos, pulpen, boneka, gantungan kunci, planner book, dan lain-lain. Semua tersusun rapi di sebuah rak.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Beberapa benda kecil berjatuhan ke lantai: botol kosong, kertas tisu, dan satu benda yang membuat Doni spontan menoleh dengan mata melebar. Benda plastik berwarna pink lembut itu jatuh paling ujung, terguling pelan. Benda mainan dengan ujung menyerupai penis. Doni terdiam. Nafasnya tercekat sejenak, bukan karena terkejut — tapi karena sadar apa yang baru ia lihat. “Itu… bukannya sex toys? “ gumam Doni, masih mematung dengan asap tebal menyelimuti wajahnya.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Stuntman

Stuntman

ーpikir Minerva panik. "Kenapa lo panik? Gue cuma mau liat-liat doang." Pena menggoda. "Tapi kalo diliat-liat, di dalem kotak transparan ini ada chip ya? Chip memori apaan nih?" Tatapan Pena beralih dari kalung ke si pemilik. Menatap Pena dengan tatapan yang sulit diartikan.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

Studio lukis Little Genius memang sangat dekat dengan rumah Fikri, hanya membutuhkan waktu beberapa belasan menit dengan mobil. Ini adalah sebuah gedung bisnis, dengan pusat perbelanjaan di bawahnya dan studio lukis Little Genius berada di lantai empat. Mereka bertiga masuk ke dalam pusat perbelanjaan, mengikuti petunjuk dan langsung ke lantai empat. Fikri, Sisi dan Chelsea berdiri di depan pintu tanpa masuk, tentu saja, mereka sedang menunggu Bu Lili!
103.2K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
BE WITH YOU

BE WITH YOU

Brian kembali mengambil sesuatu dari ranselnya. “Ini pulpennya.” Brian memberikan barang-barang itu padaku, menaruhnya tepat di sebelah iced frappe latte yang sudah tidak lagi dingin. “Tinta pulpen itu warnanya putih. Sepasang. Gue dapat waktu ke Singapur. Awalnya mau gue kasih buat sepupu gue, tapi karena gue putusin lanjut ke Laos, dan lo lebih butuh, jadi buat lo aja. Gue tahu, nggak selamanya kita bisa cerita ini itu sama orang tentang masalah kita. Tapi lo bebas bisa nulis apa pun di situ.”
Hot Chapters
103.9K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Para Pencari Kunci

Para Pencari Kunci

Panitia beserta seluruh jajaran elite mendesain Bilik dari segala ancaman. Mungkin mereka sudah pajam kalau ada orang gila yang membawa-bawa senapan rakit, serta bahan peledak. Kegilaan ini baru kualami seumur hidup. Kalau kami telat sedetik mundur dari atap. Nama Garrincha dan Pedro yang pernah jadi atlet kenamaan akan masuk warta terkini dengan tajuk: dua mantan atlet sepakbola, tewas tercincang di Arena super-panas Permainan Kunci.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
Dominasi sang Pewaris

Dominasi sang Pewaris

"Aku suka ini. Dengar, teman-temanku berniat baik. Mereka ingin membantumu menciptakan rasa istimewa pada pizza yang kalian jual. Sebentar, aku pikirkan namanya." Thomas mengetuk-ngetuk dahinya. Kemudian, dia tersenyum lebar. "Bagaimana dengan Pizza Popok Spesial? Itu sangat keren, fungsi popok untuk para bayi dan lansia digantikan dengan pizza. Wow! Hebat sekali gagasanku ini. Itu akan mengurangi limbah diapers dengan sangat efektif! Bagaimana menurutmu hah?" Victor memejamkan mata. Membayangkan konsep pizza yang dikatakan Thomas saja perutnya terasa mual.
9.260.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as tempat pensil pop it
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status