Pembalasan Istri Kumal
" Pensil ini edisi terbatas ma, kita cuma bisa beli langsung di tokonya."
"Lalu? mungkin saja teman Mutia ada yang ke sana."
Mutia kembali menggelengkan kepala. "Itu cuma ada di Singapore, di toko strobery di sana, Lala dapat ini dari oma Erica."
Deg!
Jantung Aini berhenti berdetak, apa lagi setelah dia perhatikan, di ujung atas pensil itu ada tulisan kecil nama Lala.
"Sudah, biar mama simpan ya, besok akan mama kembalikan ke Lala, ah maksud mama ke rumahnya." Ucap Aini lalu memaksa Mutia kembali tidur.