Terjebak Gairah Siluman
"Tempat di mana tindakan busuk manusia pernah bersemayam. Semakin gelap sejarahnya, semakin baik."
Tidak sampai semenit, balasan mulai berdatangan. Notifikasi berdesing silih berganti, memenuhi layar. Saran-saran yang masuk bukan hanya nama tempat, tapi juga narasi singkat yang cukup membuat bulu kuduk Ano meremang.
"Sialan, para anjing gila ini benar-benar tidak main-main," gumam Ano, matanya memicing di layar.
"Ada yang mengusulkan bekas tempat pesugihan yang dulunya sering jadi lokasi tumbal nyawa, konon silumannya masih berkeliaran dan meminta nyawa."