Suami Warisan
Pikir Narendra, dia berusaha memilah pikiran-pikiran yang berseliweran di sekitarnya, namun tak ada satu pun yang berasal dari Rengganis.
“Sini, duduk.” Perempuan yang bernama Pipit itu tersenyum lebar pada Narendra. Akhirnya, dia bisa juga dandani lelaki super hot ini.
“Reng-Rengganis mana?” tanya Narendra, dia ragu-ragu duduk di atas kursi.
“Rengganis?” Pipit mengambil perkakas lenongnya, dia menarik dagu Narendra agar menghadapnya “tadi sih ada, sekarang enggak tau ke mana.”