Menuju Matahari
Wajahnya menyeringai mencermati setiap depa di sekitarnya.
Ia tidur, beralas kasur bulu angsa yang tak saja terasa empuk namun juga cair. Tempat tidurnya tak terbuat dari kayu, melainkan besi gelap berkilauan, dan berkelambu. Dinding ruanglah yang berwujud kayu, tapi dilengkapi begitu banyak hiasan ukiran dan pahatan yang indah tiada terkata. Sebuah meja rendah berada tepat di sisi kepalaan tempat tidur, dengan sebuah wadah bunga dari keramik dengan bunga mawar yang beraroma harum di dalamnya.