Jiwa Yang Terluka
Tentu saja Esta menggeleng tegas, karena dia memang tidak tahu di mana perginya Ellea.
Merasa tidak ada titik terang, Elang akhirnya menyerah dan memutuskan untuk menunggu sampai Ellea kembali pulang. Tapi sayang itu hanya harapannya saja, sebab sampai detik ini Elleanya tidak pernah kembali. Bahkan Elang yakin bahwa Ellea tidak punya niatan untuk itu. Apalagi setelah melihat sendiri keadaannya yang sekarang, Ellea sudah begitu bahagia dengan kehidupan barunya. Berbeda dengan saat masih tinggal bersama keluarganya dulu, Ellea sudah seperti hama yang sudah sepatutnya dimusnahkan dari bumi ini.