Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

kataku, tulus. “Santai aja, Mas. Oh ya, ada lagi yang cuannya lebih besar. Mas mau gak?” tanya Putra, matanya berbinar. “Apa itu, Mas?” tanyaku, penasaran. “Saya minta nomor Mas dulu, yang mudah dulu aja,” katanya. Kami bertukar nomor telepon. “Oke, Mas, nanti saya kenalin sama orangnya. Dari hasil ini, saya udah bisa beli rumah, lho. Sekarang mau beli mobil,” tambahnya, tersenyum lebar.
1082.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Menantu Tak Diharapkan

Menantu Tak Diharapkan

Sepertinya enggan sekali untuk menerima uluran tangan dari mantan menantunya itu. "Ah, pak. Biar adil, sebaiknya bapak juga bersikap baik pada lelaki miskin itu. Karena posisi kami saat ini sama. Damai menjadi kandidat suami untuk putri Bapak," Prahara meminta. Sebuah kalimat yang terdengar bijak, memang. Namun, tak ada yang tau. Ada maksud apa di dalamnya. Setelah berfikir beberapa saat, pak moko pun mengangguk tanda persetujuan.
8.8115.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai terima kost putra
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Arkhan Khalfani.
mohon maaf ya,cuma masukan ..dlm pemilihan Nama2 dlm Tokoh cerita Novel,memiliki pengaruh besar dalm minat pembaca.. klo bisa penulis bisa meng Gunakan nama2 dalam Bahasa inggris umum..yg telah terbiasa di dengar.....
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Terima Kasih Cinta

Terima Kasih Cinta

Hal yang sangat keramat bagi setiap karyawan jika menerima surat itu. “Sayang.. Kenapa kamu kesini nggak bilang dulu?” Devan menggenggam tangan Sera “Aku ingin kasih kejutan sayang.” Balas Sera dengan nada manja yang disengaja “Ngobrol diruangan aku aja iya sayang.” Devan berjalan hendak meninggalkan mereka namun Devan menghentikan langkahnya lalu berbalik kearah Alena dan Rita, “Rangga.. Jangan lupa kamu urus surat pemecatan mereka hari ini. Pecat mereka yang telah menyakiti calon istri saya.” Titah Devan tak terbantahkan kemudian melanjutkan langkahnya menuju ruangannya
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Tak Pakai Lipstik

Gara-Gara Tak Pakai Lipstik

ucapku ramah sekaligus lebih menampilkan senyum sumringah di tengah hatiku yang patah. “Wah, keren! Berapa harganya?” tanya Putra yang seketika itu langsung mengeluarkan dompet dari saku celana. “Gratis,” putusku yang semula sama sekali tidak kepikiran akan berkata seperti itu. “Jangan, dong! Nanti kamu rugi.” “Hadiah perkenalan dari toko bungaku. Ke depan, jangan sungkan datang lagi, ya.” Senyum yang sebelumnya aku sunggingkan lekas aku ganti menjadi tawa ringan. Tawa ringan dariku itulah yang tampaknya lebih mencairkan suasana hingga Putra pun lebih menampilkan senyum manisnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Di Malam Pernikahan

Menjadi Tawanan Di Malam Pernikahan

Kaki lelaki paruh baya itu bagaikan jelly ketika mengetahui putrinya yang sedang berada di tangan orang asing. Seingat Revan, dirinya tidak memiliki musuh. Dibilang kaya raya, tidak. Dibilang memiliki bisnis yang cukup berkembang, juga tidak. “kalau bertanya itu, satu-satu. Mungkin anda memang tidak memiliki urusan apapun dengan saya, tapi calon menantumu itu, ia mempunyai hubungan yang begitu rumit denganku. Jika ingin anak gadis anda kembali dengan selamat, mintalah menantumu untuk menjemputnya. Karena hanya dia yang bisa membayar harga untuk Putri kesayangan anda ini.” usai berkata demikian panggilan pun terputus sebelah pihak.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Eksistensi Putra Guntur

Eksistensi Putra Guntur

celetuk Panca. "Aku tahu, ini begitu tiba-tiba," Hanum memotong, "... tapi aku mohon kepada kisanak. Jadikan aku muridmu!" Panca yang mendengarnya hanya bisa tertegun. Tidak tahu harus menjawab apa dan bagaimana. Namun, sebagai pendekar, Panca langsung mengendalikan dirinya dan mencoba bersikap tenang. "Maafkan aku. Aku tidak tahu harus menjawab apa."
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO

Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO

Walaupun kecil, binar itu adalah keberhasilan. “Aku nggak tahu kalau kamu pintar Bahasa Jepang. Ayo, pilih apapun yang kamu mau di sini. Aku yang traktir. Sebagai bayaran karena kamu udah nyelametin aku dari situasi memalukan di minimarket tadi.” Luis Hartadi, pria yang mengakui memperkosanya dan merenggut putrinya, kini berdiri di tengah Harajuku, menawarkan sisi konyol dan santai dirinya.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
SANG PUTRI PEWARIS

SANG PUTRI PEWARIS

Kasim Luo berbalik dan masuk ke dalam ruang kerja. Maureen menunggu dengan tidak sabaran. Dia terus meremas kedua tangannya tanda tak sabar. "Putra Mahkota?" "Ada apa dia kesini?" "Hamba tidak tau Kaisar, tadi Putra Mahkota hanya berkata ingin menemui anda." Kasim Luo memberitahukan. "Suruh dia masuk!" "Baik Kaisar." "Yang Mulia..." "Kaisar mengijinkan anda untuk bertemu."
102.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

pikirnya sambil menatap layar ponsel. Namun, di tengah guliran layar aplikasi, sebuah iklan dengan judul besar mencuri perhatiannya: "Kost Putri. Fasilitas lengkap. Kamar mandi dalam. Harga terjangkau: Rp400.000 per bulan!" Mina tidak bisa menahan rasa penasaran. Ia segera menghubungi nomor yang tertera. Pemilik kost, seorang wanita bernama Bu Diah, menjawab telepon dengan suara ramah.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Anak Durhaka Tidak Berguna

Anak Durhaka Tidak Berguna

Aku merasa sangat lega dan puas. Aku mengakhiri panggilan. Setelah mereka selesai berdiskusi, aku akan memberi tahu mereka tentang lotre itu. Kemudian, aku akan mentransfer 40 miliar supaya putraku bisa berbisnis. Sebelum ini, putraku terus mengatakan ingin berbisnis. Hanya saja, dana tidak cukup. Sekarang aku sudah punya uang. Dia tidak perlu mencemaskan soal dana lagi. Kalaupun gagal, aku bisa menjamin kehidupannya.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai terima kost putra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status