Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki Pilihan Surga

Lelaki Pilihan Surga

“Oke, Kak! Taaruf adalah rangkaian awal dari proses, dengan tujuan pernikahan. Kak Kei setuju dengan definisi ini?” “Iya, saya setuju.” “Taaruf adalah proses saya menemukan imam terbaik, kepala keluarga terbaik, untuk pernikahan saya kelak, se-hidup, se-surga!” Kei mengangguk. Ya Allah, Aara mengapa kamu sangat bertele-tele. Aku bisa jantungan kalau seperti ini! batin Citra. “Imam terbaik, salah satunya adalah menjadi imam salat. Imam salat, adalah seseorang yang memiliki pengetahuan agama yang baik, hafalan yang cukup, dan lebih baik dari makmum. Iya kan, Kak?”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Baca
+Pustaka
SALAH DIDIKAN : TERJERAT LEMBAH KELAM

SALAH DIDIKAN : TERJERAT LEMBAH KELAM

Mereka duduk bersama di ruang tamu yang sepi, di mana atmosfer gelap dan tegang yang terasa begitu kental. “Tuan Dulah, kami sudah selesai memberikan pelajaran kepada Hendra.” “Bagus! Apa yang telah kalian lakukan kepadanya?” Salah satu dari mereka, yang tampaknya menjadi juru bicara, dengan serius menyampaikan, "Kami sudah menghajarnya. Hendra telah kami beri pelajaran berat atas perbuatannya merenggut kesucian Nona Jihan." Dulah, duduk di kursi empuk di ujung ruangan, menyilangkan tangannya dengan tenang.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Baca
+Pustaka
Pengantin Tanpa Malam Pertama

Pengantin Tanpa Malam Pertama

Ustaz Rayyan: “Wa’alaikumussalam warahmatullah, Mbak Almira. Terima kasih atas doanya. Semoga Allah juga melimpahkan keberkahan untuk Mbak dan keluarga.” “Terkait apa yang disampaikan oleh kakak saya, mohon dimaklumi jika cara penyampaian beliau terasa terlalu to the point. Niat beliau hanya ingin menghindarkan Mbak Almira dari kesalahpahaman. Karena kepastian itu perlu.” Almira membaca dengan saksama, jantungnya mulai berdetak lebih terasa saat gelembung pesan berikutnya muncul.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Seorang Tutor

Hasrat Terlarang Seorang Tutor

Setelah berkata seperti itu, Surya meludah kesal, kemudian melanjutkan, “Cuih! Kamu ini pura-pura sok polos atau apa? “Jelas-jelas kamu menginginkannya setengah mati. Begini saja, ke depannya setiap kali kamu datang mengajar les, sekalian saja bantu aku menyalurkan kebutuhan hasratku. Bayaran lesnya akan kubayar dua kali lipat. Bagaimana?”
11.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Baca
+Pustaka
Bimantara Pendekar Kaki Satu

Bimantara Pendekar Kaki Satu

jawab Bimantara. Ki Walang lega mendengarnya. “Syukurlah! Dendam hanya akan menghambatmu untuk mempelajari semua tingkatan ilmu yang akan aku turunkan padamu.” Bimantara bingung mendengarnya. “Maksud Tuan Guru?” “Ilmu yang akan aku turunkan padamu akan sulit kau dapatkan jika di dalam benakmu tersimpan sebuah dendam!”
9.7426.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.4K kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Tampilkan Ulasan (100)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

"Tentu saja. Akademi ini tempat untuk berlatih para kultivator hingga menuju puncak. Sedangkan perguruan hanya mengajarkan keahlian tertentu sesuai bakat." Setelah Kakek Mo sampai di kediamannya, para murid-muridnya menyambut dengan hangat. "Tetua Mo kembali!" teriak Go Yang girang. "Apakah aku tidak salah melihat? Itu benar-benar Tetua Mo!" ucap San Tai membelalakan matanya. "Benar! Itu Tetua Mo!" Gun Ting segera menghampiri kakek tua itu dan memberi hormat. "Selamat datang kembali di akademi, Tetua! Bagaimana kabar Anda?"
9.8141.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... hanya bisa update 1 bab per hari. Semoga kedepannya bisa lebih baik. InsyaaAllah hari ini update agak malam karena sore ini saya ada kegiatan. Terima kasih telah menyempatkan diri untuk membaca cerita ini. Semoga kalian sehat selalu ^^
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Baca Semua Ulasan
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

"Emangnya apa saja yang di ajarkan di sana?" "Banyak Umi, kata Ustadz Ahmad disana kita diajarkan bahasa arab yang baik, bahasa arab fushah, bukan amiyah. Terus ada pelajaran Nahwu, Tauhid, Fiqih, ta'bir, tarikh, ada juga abab Umi. Pokoknya banyak deh. Aku ingin sekali bisa mempelajari bahasa arab seperti ustadz Ahmad. Agar aku bisa mempelajari dan memahami kata-kata yang ada di dalam Al-Qur'an lebih mendalam lagi. Nanti kalau aku lulus dari LIPIA aku jadi punya gelar LC. Boleh kan Mi?
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

“Putra dari Ki Lurah Cokro itu akan baik-baik saja. Hanya saya ia butuh waktu yang cukup lama untuk memulihkan luka dalam akibat pukulan Golong dan Kerta. Demikian juga bagian dada bekas cakarannya. Tetapi harus aku nasihatkan kepada kalian, bahwa hal seperti tadi tak perlu diulangi lagi di lain waktu, sekiranya lawan kalian adalah bukan manusia yang memang sangat jahat. Kalian cukup memberikan pukulan yang menghentikannya. Akan selalu ada jalan insyaf dan taubat bagi setiap manusia yang gemar berbuat dosa.” “Baik, Guru. Maafkan kami ....!” ucap Panji Jagat, Kerta, dan Golong hampir bersamaan sembari memberi tabik. Malam hari, di bawah cahaya rembulan purnama Panji Jagat mendapat gemblengan
8.97.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai terjemahan ta'lim muta'alim
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status