Hasrat Terlarang
jelas pelayan ramah.
"Baiklah, aku beli yang biasa saja."
"Berapa banyak?"
"Tiga saja," jawab Gina asal.
"Oke, baiklah Mba tunggu sebentar."
Gina mengangguk, ia meremati tangannya sambil ketakutan. Ia berharap jika semuanya tidaklah benar, semua hanya pikirannya saja.
"Ini Mba," serah pelayan itu tiga buah testpect.