Tersesat
Kemudian dia berbisik di telinga Banuwati, "sudah ndak papa, bangunlah!"
Beberapa saat kemudian, Banuwati membuka mata. Dia tampak bingung, anehnya dia tidak ingat apa apa. "Aku di mana?" tanyanya lirih. Nay cuma tersenyum beku. Banuwati terlihat ngeri dengan tatapan Nay. "Apa yang terjadi?" bathinnya bertanya. Dia tidak berani berkata apa-apa, ngeri dengan tatapan Nay. Sebesar apa pun dia berusaha mengingat, tetsp saja ia bingung. Ia begitu yakin bahwa telah terjadi sesuatu, tapi ia tidak tahu itu apa? ingatannya hanya sampai kepada saat Nay mengatakan 'tidak ingin pulang ke Indonesia.' Sementara Nay mengerling kepada Najwa. Keduanya tersenyum geli dan berusaha menyembunyikan senyuman itu d
Hot Chapters