Alexa (Jamilah Binti Surip)
Bagaimanapun bagi Alexa, papanya adalah jagoan yang sesungguhnya.
Kelegaan yang disertai dengan pengertian bahwa semuanya akan baik-baik, membuat adrenalin Alexa turun ke titik nadir. Setelah mengalami kecemasan dan ketegangan tiada henti hingga dini hari ini, kepala Alexa terasa ringan. Hanya saja kedua tangannya kedua tangannya tidak bisa berhenti gemetar. Ia mengalami stress pasca trauma sepertinya.
"Wuih, petani dua milyar lo hebat juga ya, Lexa? Akhirnya gue yakin dah kalo dia pantas menjadi bagian dari keluarga kita."