TERIKAT PERJODOHAN
Girang Aurelia, bertepuk tangan.
“Bang, emang rumah tetangga kita ada yang dijual?” tanya Xaviera, menatap sang kakak yang tampaknya juga sedang memikirkan kata-kata papi mertuanya.
“Ces... yang bener tuh, emang kita punya tetangga?! Tetangga kita kan cuman Oma Sarah.. Pak Handoko sama Pak Darmanto.”
“Lah, iya, ya, Bang?!”