Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

tanya Claudia. Ekspresi Sisca, pustakawan itu, tidak banyak berubah, ia hanya tersenyum pada Claudia dan menerima berlian itu. “Mainan yang bagus, aku akan menerimanya silahkan ambillah buku ini,” jawab pustakawan itu yang mengira bahwa berlian itu adalah replika. “Terima kasih banyak.” Claudia menundukkan kepalanya, lalu pergi meninggalkan perpustakaan itu dan segera pulang ke kediamannya di tengah Hutan Golden Forrest.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Pemuas Hasrat Sang Paman

Pemuas Hasrat Sang Paman

Dia menerima paper bag dari tangan Belle, lalu kembali menatapnya dan berkata, "Terimakasih banyak ya? Sebenarnya, kalian hanya perlu datang saja dan tidak usah repot-repot membawa hadiah untukku." Belle menggelengkan kepalanya sembari tersenyum, "Tentu saja kami tidak merasa repot!" ucapnya cepat. "Hadiah yang kami berikan juga bukan hadiah yang mahal dan juga spesial. Tapi, kami berdua benar-benar berharap, hadiah kecil itu dapat mewakili ketulusan hati kami berdua." Yuri menganggukkan kepalanya dan setuju.
9.5272.6K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Jangan Ambil Putraku, Pak CEO!

Jangan Ambil Putraku, Pak CEO!

Mengingat dompetku dalam kondisi kosong melompong membuat paper bag itu seperti harta karun. Aku cukup lama berpikir ketika akan mengambil benda itu. Namun, David dengan cekatan memberikannya padaku. Dengan terpaksa aku menyampingkan rasa gengsi demi uang itu. Aku pun menerimanya, David tampak senang melihat responku. “Em... lalu ini.” Ia nampak ragu ketika menyondorkan selembar kertas. Tidak, itu bukan kertas biasa melainkan undangan pernikahan.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
BEAUTIFUL PSYCHO

BEAUTIFUL PSYCHO

Apa-apaan ini? "Kau belum membaca lembar selanjutnya." Aku mengerutkan kening dan sontak rasa penasaranku pun muncul. Aku membalikkan kertas di tanganku untuk melihat isi tulisan di kertas selanjutnya. "Ap-apa ...." ____________________ To Be Continue~ FYI : Novel ini bertema ADULT ROMANCE di mana beberapa part akan menyuguhkan adegan dewasa yang hanya bisa dikonsumsi oleh mereka yang berumur 18+.
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 387 Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

Kiki pun meraih satu paper bag dan salah satunya tertuliskan surat di atas kertas putih. 'Wahai gadis cantik, aku harap kamu mau menerima hadiah dariku, ini ku persembahkan hanya untukmu, seorang.' Kiki kemudian menggenggam kembali kertas itu lalu Alica menatap ke arah lain, dan sebentarnya ia telah mengintip dan membacanya. "Apa yang kamu lihat?" "Tidak ada, aku tidak melihat apapun itu." Kiki kemudian gegas mengantar barang ke alamat yang telah costumer kirimkan.
1069.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Karma untuk Keluarga Suamiku

Karma untuk Keluarga Suamiku

gumamku bangga berhasil menyelamatkan barang kecil sejuta manfaat milik mas Marvin. Aku kembali merogoh saku bagian kanan celananya, dan menemukan sebuah kertas dalam genggaman. Kertas yang ditemukan di saku pun juga tidak boleh kuabaikan, bagaimana jika ternyata itu dokumen atau catatan penting? Kuambil kertas itu, dan memastikan apa tulisannya. “Citra Wangi Beauty,” ucapku membaca judul kertas. Ternyata, kwitansi pembayaran dari salah satu toko kosmetik.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Aroma tanah basah, kopi tubruk, dan kertas sobek menyelimuti udara. Lara berdiri di tengah ruangan, gaun pink glitter Broadway basah keringat dingin. Tangan kanannya memegang sobekan terakhir kontrak Netflix—kertas tebal, logo merah, 25 miliar rupiah. Tangan kirinya gemetar, piala Best New Artist di meja, berat seperti batu.
816 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Falling for you

Falling for you

Namun dalam perjalanan meninggalkan tribun semakin banyak lagi anak-anak yang berlarian dan memberikan bunga yang mereka bawa padaku. Semuanya bunga liar. Aster, morning grass … dan terakhir seorang anak perempuan kulit hitam yang manis dengan rambut ikalnya yang dikepang rapi tersenyum malu-malu sambil memberiku secarik kertas yang dilipat. “Apa jawabanmu ?” tanyanya cadel. Aku tersenyum bingung padanya sebelum membuka kertas itu lalu membaca tulisan yang di dalamnya dan terkesiap.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Kemudian membuka matanya dan meniup lilin tersebut. “Selamat ulang tahun, Kakak Ipar,” ucap Vincent tulus. Dia kemudian merogoh saku celananya dan mengeluarkan selembar kertas tebal yang terlipat rapi. Bukan kotak perhiasan, bukan barang bermerek. “Ini hadiah dariku. Tidak mahal, tapi aku membuatnya sendiri semalaman.” Viona menerima kertas itu dengan tangan gemetar dan membukanya perlahan.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Ini, bukalah!” Telunjuk Daniel mendorongnya ke hadapan Salwa. Tanpa ragu Salwa mengambil paper bag tersebut kemudian melihat isinya. Tangannya dengan tak sabar merogoh apa isi di dalamnya. Seketika matanya berbinar kala melihat apa yang dipegangnya. “Wow! Beautiful! Cantiknya … ini oleh-oleh dari Kanada? Gantungan yang sangat cantik! Ish, si Mister, eh, si Mas bule baik banget!”
10146.9K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as the gift in beautiful paper
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status