Pemuas Hasrat Sang Paman
Dia menerima paper bag dari tangan Belle, lalu kembali menatapnya dan berkata, "Terimakasih banyak ya? Sebenarnya, kalian hanya perlu datang saja dan tidak usah repot-repot membawa hadiah untukku."
Belle menggelengkan kepalanya sembari tersenyum, "Tentu saja kami tidak merasa repot!" ucapnya cepat. "Hadiah yang kami berikan juga bukan hadiah yang mahal dan juga spesial. Tapi, kami berdua benar-benar berharap, hadiah kecil itu dapat mewakili ketulusan hati kami berdua."
Yuri menganggukkan kepalanya dan setuju.