Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tertawan Gairah Panas sang Penguasa

Tertawan Gairah Panas sang Penguasa

Ia mengeluarkan sesuatu dan mengulurkannya kepada sang istri. “Kau bisa menggunakan ini,” katanya ringan. “Apa?” Sepasang mata Bella sontak membola. “Kau gila, Giovanni!” “Tidak. Kau mengatakan membutuhkan itu, jadi aku memberikannya,” Bella menggeleng cepat. Yang baru saja Giovanni berikan kepadanya adalah sebuah paper bag cokelat kecil. Ada sekitar lima ribu dollar uang tunai di dalam sana.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

Kedua orang tuanya juga menatapnya dengan waspada. "Surat apa itu?" tanya Patrick. Belle tidak langsung menjawab. Tangannya sedikit gemetar saat membuka amplop itu dan menarik keluar selembar kertas tebal beraroma parfum maskulin yang khas. Mata Belle menyusuri tulisan di dalam. Jantungnya mencelos ketika mengenali nama pengirimnya. Terima hadiah ini dan pikirkan baik-baik tawaranku.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

tanyanya heran. Perempuan itu mengambil sebuah box kecil seperti bekas box pena yang terbuat dari kertas karton yang kuat warna biru dongker yang sudah disiapkan sedari tadi lalu diberikan ke Moreno seraya berkata, “Taraa … ini hadiahnya! Sini kopinya!” Tsabitha kembali mengambil cangkir kopi itu dan menyesapnya perlahan. Moreno merasa heran dengan hadiah yang diterimanya. “Ini apa? Pena?”
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Istri Kedua yang Diinginkan

Istri Kedua yang Diinginkan

Sinar terus menatap gelang itu dan terus mengelusnya. “Baiklah, aku juga punya hadiah buat Mama sebagai hari ibu.” Kali ini Cherry bersuara. Bibi membawakan empat paper bag dan menyerahkan kepada Cherry, juga Bhumi. Cherry memberikan satu paper bag kepada Sinar dan satu lagi untuk Talita. Pun dengan Bhumi. Hal itu membuat Talita terkejut. “Bunda juga dapat lagi?” tanya Talita. “Ya. Bunda harus dapat. Memang nggak semahal yang Abang beri, tapi aku ikhlas dan tulus memberikannya.”
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Mr. Fragrant and Me

Mr. Fragrant and Me

“Ma, aku bakal turutin apa pun perkataan Mama dari sekarang. Aku janji. Tapi untuk yang satu ini aku gak bisa. Jalan hidup aku masih panjang, Kala juga. Kita gak mungkin nikah di usia semuda ini.” Baik Kisa maupun Jevan, keduanya terdiam. Jevan memijit pelipisnya pelan sembari menatap Kisa memohon. Tadi, saat kedua orang tua Kala dan Kisa berbicara, Jevan mengetahui sebuah fakta mengejutkan bahwa Papanya mengenal baik kedua orang tua Kala. Dan mendiang Papanya itu ternyata 'menjualnya' kepada orang tua Kala untuk dinikahkan dengan Kala. Ia bisa gila jika harus menikah saat ini. Impiannya masih teramat banyak, jiwa mudanya masih menggelora, belum lagi untuk mengurus diri sendiri saja ia masih
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Aku semringah menerima oleh-oleh darinya. Vita dan keluarganya bertandang ke rumahku dan degan senang hati aku menyuguhkan makanan dan minuman yang kupunya. Dia sudah memberiku oleh-oleh dengan cuma-cuma, tidak ada salahnya aku menjamu mereka. Aku tersenyum saat melihat paper bag warna cokelat itu. Biar kutebak isinya. Baju atau sandal karena paper bag itu bertuliskan Indah shop lengkap dengan alamatnya.
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 730 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam: Dimanja Sang Presdir Dingin

Cinta Satu Malam: Dimanja Sang Presdir Dingin

Tidak lama kemudian, lelaki itu kembali sambil membawa dua buah paper bag di tangannya. “Ini buat Marvell, dan yang ini buat kamu.” “Bu ... buat saya?” Bellia menerima bingkisan dari Daniel dengan sedikit ragu. Daniel mengangguk. Bellia pun mengucapkan terima kasih pada Daniel lalu membuka bingkisan tersebut. Isinya sebuah gaun yang sangat indah dan Bellia yakin sekali harganya pasti mahal. “Maaf, Pak. Saya tidak bisa menerimanya.” Bellia mendorong kembali paper bag ke arah Daniel.
1027.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Suami Terhinaku Seorang Miliuner

Suami Terhinaku Seorang Miliuner

Rizki menyerahkan sebuah paper bag berwarna coklat dengan motif batik padaku. "Ini apaan, Riz?" tanyaku dengan tatapan bingung. "Hadiah dari aku sebagai ucapan terima kasih karna kamu sudah mau aku anterin," celetuknya lancar. "Nih ambil!" Aku tersenyum paksa lalu meraih paper bag tersebut dan berterimakasih pada Rizki. "Aku masuk ke kantor ya," ucapku. "Iya, yaudah aku mau ke kantor juga sekarang."
1040.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

“Aku ada sesuatu buat kamu.” Cintara mengernyit. “Apa?” “Ada di bagasi. Sekalian kita turun, ya?” Keduanya beranjak turun dari mobil. Cintara berdiri di samping mobil, sementara Dante berjalan mendekati bagasi untuk mengambil sesuatu di sana. “Apa ini?” tanya Cintara saat Dante mengangsurkan sebuah paper bag dari tangannya. “Hadiah buat kamu.” Dante tersenyum tipis. “Belum semuanya, sih. Baru itu aja yang bisa aku bawa.”
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
My Beautiful Bride

My Beautiful Bride

Katanya ini semua asli, Berlian Belgia dengan entah berapa karat, yang pasti itu berat dan menyusahkan, aku melepasnya dan mengembalikannya semua ke dalam kotaknya yang berwarna biru muda. "Oh, Begitu." Aku menatap wajahku di cermin, wah ini hari pernikahanku tapi mengapa wajahku seperti boneka Barbie yang dipaksa tersenyum? Aku menatap alat-alat make-upku sudah ditata rapi, tapi yah sebenarnya hanya sedikit yang asli milikku, lainnya ini kembali hadiah dari Daniel, dia memberikanku seset makeup korea. Aku mulai membersihkan wajahku, kulitku dari tadi protes dengan make-up tebal, kini terasa bersih.
1033.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status