Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Beauty and The Mafia

Beauty and The Mafia

“Apa yang kau bawa?” Tangan kanan Emma sontak terulur ke depan. Dia menyerahkan sebuah botol dari bahan kaca dengan ukuran kecil itu pada Marco. Di dalamnya ada sepucuk kertas berwarna merah yang tergulung dengan sehelai pita beraksen emas sebagai pembungkus. “Undangan?”
1028.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 861 Beses bilang the gift in beautiful paper
Read
+Library
Suami di Atas Kertas

Suami di Atas Kertas

ucap Hanna. Bagus mengernyit. Pada akhirnya meraih kertas tersebut karena penasaran. Begitu dibuka, Bagus membaca isinya dengan saksama. Baru membaca judul besarnya saja, sudah membuat Bagus membulatkan kedua mata. Berjudul “Surat Perjanjian Pernikahan Kontrak.”
105.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 122 Beses bilang the gift in beautiful paper
Read
+Library
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

ucap Jemy sambil menyodorkan bouquet itu padaku dan aku menerimanya dengan senang hati. "Hanya bunga mawar putih biasa? Ck bukan hal yang spesial bagiku." "Tunggu dulu, aku masih punya hadiah satu lagi untukmu." "Mana cepat berikan padaku, aku sudah ingin pulang kerumah," ucapku tidak sabaran dengan hadiah apa lagi yang Jemy berikan kepadaku. "Taraaa..." Jemy menyodorkan sebuah paper bag dengan ukuran sedang. "Thanks Jemy."
1033.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 936 Beses bilang the gift in beautiful paper
Read
+Library
Wanita Incaran Sang Billionaire

Wanita Incaran Sang Billionaire

Tatapan tajamnya melesat ke arah pria itu, penuh peringatan meskipun tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Aleandro menarik napas dalam, mencoba untuk tetap tenang meskipun atmosfer di ruangan itu menjadi semakin berat. Caid Walton benar-benar seperti seekor anjing doberman yang menjaga pemiliknya dengan ketat “Oh ya, aku hampir lupa. Aku membawa ini untukmu.” Liliana menyerahkan sebuah paper bag yang terlihat sangat cantik, dengan motif marble berwarna emas dan putih. Tali pegangannya berwarna emas mengilap, memberikan kesan mewah namun tetap elegan. “Aku tahu mungkin ini terlambat, tapi aku ingin memberikan ini sebagai hadiah pernikahan kalian.”
1073.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang the gift in beautiful paper
Ipakita ang mga Review (20)
Read
+Library
Strrose
Hallo... terimakasih atas antusiasme kalian sudah membaca cerita ini hingga akhirnya tamat Mohon maaf apabila ditemukan typo dalam penulisan (tapi othor udh usahakan agar tak ada typo kok hehe) akhir kata, sampai jumpa di cerita Matthias-Selena pada bulan Januari mendatang thank u and love u
Barbie Syantik
bagus ceritanya dan cukup buat menegangkan dan penasaran jg Thor. tapi kayaknya cerita caid_lova udah selesai ya Thor di bab142??? kalo iya knp gak dibuat cerita baru sendiri aja tentang si Dylannya Thor.. lain greget bacanya Thor. atau memang msh ada caid-lovanya di cerita Dylan ini?? lanjut Thor
Basahin ang Lahat ng Review
Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Selembar kertas dengan tulisan tangan yang apik tersimpan di dasar paper bag. “Dear, Prof. Amran. Parfum ini saya pesan khusus untuk Anda. Semoga Anda suka. With love, AkiraHana.
1044.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang the gift in beautiful paper
Read
+Library
My Beautiful FAT Girl

My Beautiful FAT Girl

Baru kali ini ada yang terang-terangan mengatakan dia gendut. Pluk... Lagi-lagi lemparan kertas membuatnya kembali menoleh ke belakang. Lirikan mata gadis itu tampak tajam menatap Liam yang tersenyum manis ke arahnya. Sungguh menyebalkan. Putri kembali memungut kertas dan membukanya. Sial. Kali ini jantungnya malah dibuat berdebar. "❤️Hai gendut tapi cantik❤️"
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 195 Beses bilang the gift in beautiful paper
Read
+Library
Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Tanpa jeda, Ghina berbalik dan berjalan ke arah laci kecil di sisi ranjangnya. Sydney dan Morgan saling melirik waspada. Ghina membuka laci itu dan mengeluarkan beberapa lembar kertas kecil yang bentuknya sudah digunting asal. Warnanya pudar dan ujung-ujungnya kusut. Tidak ada satu pun yang menyerupai uang sungguhan. Dengan percaya diri, Ghina menyerahkan lembaran-lembaran itu ke tangan Sydney. “Ini uang Tante,” kata Ghina sambil tersenyum bangga. “Cukup untuk membuat pesta pernikahan impianmu, bukan?”
10359.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 10.8K Beses bilang the gift in beautiful paper
Ipakita ang mga Review (39)
Read
+Library
prasidafai
Halo, Teman-Teman. Cerita ini sudah tamat dan sedang ada giveaway yang sedang berlangsung di Bab Epilog sampai akhir Oktober 2025. Terima kasih banyak atas dukungan dan kebersamaannya sejauh ini sampai buku ini meraih Juara 2 dalam lomba "Penguasa dan Aku" yang diselenggarakan oleh GoodNovel :)
Agnez GeraLdine
alur cerita yg sangat menarik ... suka sekali sama karakter Sydney yg jadi tangguh sekali,, dijatuhkan tetapi sabar hingga takdir berkata lain akhirnya dia menemukan kebahagiaan yg sejati.. saling melengkapi dg sang tuan penguasa ............ the best pokoknya suka sekali ... salam dari Jayapura kak ...
Basahin ang Lahat ng Review
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Detik berikutnya, bersamaan dengan itu juga, Thea, Travish, dan terakhir Tamara pun muncul di ruang depan. Mereka membelalak melihat Trevor dan banyaknya paper bag itu. “Apa ini?” tanya Tamara menatap lekat dan tajam pada Trevor dengan penuh tanya dan kekesalan tak terungkap. Sekejap kemudian tatapannya jadi memicing, ketika dia menyadari itu semua adalah paper bag dari toko yang merknya terkenal elit dan mahal. “Ini hadiah istimewa dariku, pada anak-anak ku ini,” ucap Trevor yang kemudian mengalihkan tatapan pada Thea dan Travish, bocah-bocah yang dia rindukan.
10284.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 10.2K Beses bilang the gift in beautiful paper
Read
+Library
Kamu Menidurinya?

Kamu Menidurinya?

Lelaki tua itu menyuruh Misella tanda tangan di kertas setelah box berpindah tangan. Misella menurut. Pengirim paket pergi, pintu ditutup. Dia membawa box ke dalam dengan senyuman lebar, rasanya bahagia mendapatkan hadiah dari seseorang tanpa mencantumkan nama pengirim, karena saking penasarannya-Misella membuka gift box cantik itu sambil berdiri. Jari lentik menyingkirkan shredded paper coklat dan membuka wrapping paper sebagai pembungkus.
9.4181.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.2K Beses bilang the gift in beautiful paper
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status