Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Ulang tahunnya, juga tidak. “Hari ini hari wanita.” Gio mengeluarkan sebuah paper bag. “Terima kasih sudah bertahan. kau tahu, aku sangat senang kau bisa berada di sini bersamaku.” Gio memberikan paper bag itu. Agatha membukanya. Berisi sebuah tas dari merek mewah. Lalu ada sepatu juga. Jika ditotal jumlahnya bisa digunakan untuk membeli satu mobil. Tidak cukup sampai di sana. Gio juga memberikan Agatha sebuah buket bunga yang begitu besar.
1066.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Mencari Suami Bayaran

Mencari Suami Bayaran

Bambang berjalan membukakan pintu untuk Bibi. "Ini, Tuan.” Bibi menyerahkan buket bunga Lili, boneka beruang bewarna merah muda, dan coklat. Ada juga paper bag besar berwarna biru. Siapa yang mengirimkan hadiah malam-malam begini. Pikir keduanya. Bambang masih mencari-cari keterangan si pengirim hadiah. Ia menemukan kartu kecil terselip dalam buket bunga tersebut.
33.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

"Ini … ini hadiah dariku. Aku membuatnya secepat mungkin. Tolong terima ya." Gita menerima hadiah itu dengan hati-hati. Itu adalah sebuah kucing origami yang rapi, dengan catatan kecil bertuliskan, "Salam hangat". Tenggorokannya terasa tercekat. Dikelilingi cahaya, tawa, dan anak-anak yang tak punya apa-apa tapi besar hatinya, Gita menyadari bahwa ini bukan sekadar pesta ulang tahun. Ini adalah hadiah paling berharga yang pernah dia terima.
9.6151.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Menantu Sampah

Aku Bukan Menantu Sampah

Orang-orang di sekitar tercengang, sambil melihat hadiah yang dipindahkan ke dalam halaman, lalu hadiah-hadiah itu pun membentuk sebuah puncak kecil di dalam halaman. Apalagi tidak perlu membuka kotak hadiahnya, mereka pun sudah mengetahui bahwa harga barang-barang di dalam tidak lah murah. Bahkan kertas yang hanya dipakai untuk membungkus kotak hadiah adalah foil emas benang perak. Kertas foil emas ini dilelehkan saja juga bisa dijual sebanyak puluhan juta. Setelah Billy masuk ke dalam, ia melirik kearah Roky tanpa meninggalkan jejak, tapi setelah melihat Roky menggelengkan kepalanya pelan, ia pun langsung menarik kembali pandangannya.
6.843.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Istri yang Kabur di Malam Pertama

Istri yang Kabur di Malam Pertama

"Apa ini?" "Buka saja, Bu!" Senyum merekah tercetak di wajah Gita. Memandang sebuah coklat batang ditaburi almond, beserta sebuah kertas. Gita membukanya perlahan, matanya mengerjap berkali-kali. "Sketsa yang indah, Lin. Kamu sangat pandai menggambarnya. Terima kasih banyak, ya." Merasa tersanjung, Gita mengambilkan kue brownis buatannya beserta segelas air minum.
10156.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
The most beautiful mistake

The most beautiful mistake

Sapphire itu hanya memberikan tanda lewat lirikan saja, ia sangat berharap gadis ini mampu mengerti apa yang ingin ia sampaikan. Tak menjelang lama, tangan nya mulai membuka penutup dari bom itu dan melemparkannya. "Semua menunduk!" teriak pria tua yang tak lain dan tak bukan adalah pemimpin mereka. Tidak ada suara ledakan dan hawa panas disekeliling mereka, hanya ada gumpalan asap yang mengitari dan bunyi langkah kaki yang menjauh. Dan tiba-tiba.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Perempuan itu lantas menoleh ke belakang pada Aiden. "Bagaimana?" tanya Luna. Aiden mengangguk. "Tidak pakai make up pun tetap cantik. Apalagi pakai. Rasanya ingin mengurungnya saja di kamar. Sosok cantik seperti ini sepatutnya tidak di pamerkan ke khalayak publik. "Ini hadiahmu." Beberapa orang datang masuk ke kamar untuk meletakkan bingkisan yang telah Aiden beli. Kisaran sepuluh paperbag dengan merk ternama.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Bias Cinta

Bias Cinta

“Jalan sama papa, biasa orang sibuk.” Dengan perlahan, Cinta membuka undangan berwarna hitam pekat dengan sentuhan grafir tinta emas di atasnya. Perpaduan warnanya terlihat sangat mewah dan elegan, tetapi tetap memancarkan kesan sederhana yang berkelas. Sebelum membaca seluruh isinya, Cinta lebih dulu mengambil sebuah karut yang ada di sana, lalu membacanya. “Kehadiran Anda sudah menjadi kado terindah bagi kami. Mohon maaf, kami tidak menerima hadiah dalam bentuk apa pun.”
10111.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai the gift in beautiful paper
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
Asli kocak karakter Cinta sama Dinda, wajar ya Cinta begitu, ceplas ceplos, 11, 12 sama Dinda ... Tapi sayang BANGET, berharap Dinda bisa jadian sama Althaf... hiks.. hiks.... kenapa malah Althaf tetep sama Ranu...
Alma Nabila Yusuf
cerita karya Kanietha yg aku baca, bagus2 semuanya. aku udh baca Unexpected Wedding & Accidentally Married, keduanya bagus bgt. dan skrg lg baca Bias Cinta, tp sayang lg hiatus sementara, mudah2an ga lama hiatusnya, krn tkt lupa alur ceritanya...... kak Kanietha sumpah kamu keren bgt......
Baca Semua Ulasan
My Perfect Stranger

My Perfect Stranger

Cedric membentak balik dengan tatapan melotot. “Itu tadi aku hanya bercanda.” “Omong-omong, ini hadiah oleh-oleh untuk kalian semua. Aku dan Cedric membelikannya spesial dari Jepang.” Eleanor menyodorkan berbagai paper bag untuk semua temannya. “Terima kasih, Cedric. Memang kamu sangat baik!” sorak Jessica menatap Cedric dengan senyuman genit. “Ish kenapa malahan kamu berterima kasih pada suamiku! Padahal aku yang memberikan paper bag untukmu,” protes Eleanor mendengkus kesal.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Harga Diriku Bernilai Lima Puluh Juta

Harga Diriku Bernilai Lima Puluh Juta

Dengan keraguan yang begitu mengganjal dalam hati, ia akhirnya memberikan bingkisan itu dengan perlahan. Gavin sang asisten terlihat begitu telaten membuka lipatan demi lipatan kain merah yang membungkus bingkisan. Hingga dahi itu terlihat mengerinyit untuk sesaat ketika berhasil mengetahui isi dari bingkisan tersebut. Satu tangannya mengangkat selembar kertas yang didominasi oleh warna merah. "Tuan, apakah ini juga termasuk kado pernikahan?"
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai the gift in beautiful paper
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status