Bias Cinta
“Jalan sama papa, biasa orang sibuk.”
Dengan perlahan, Cinta membuka undangan berwarna hitam pekat dengan sentuhan grafir tinta emas di atasnya. Perpaduan warnanya terlihat sangat mewah dan elegan, tetapi tetap memancarkan kesan sederhana yang berkelas.
Sebelum membaca seluruh isinya, Cinta lebih dulu mengambil sebuah karut yang ada di sana, lalu membacanya.
“Kehadiran Anda sudah menjadi kado terindah bagi kami. Mohon maaf, kami tidak menerima hadiah dalam bentuk apa pun.”