Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jatuh Cinta Pada Pria yang Seharusnya Kubenci

Jatuh Cinta Pada Pria yang Seharusnya Kubenci

Namun tetap hangat, hangat kecil yang hampir hilang ditelan dunia baru. “Aku nggak mau lupa kamu…” Suaranya pecah. Dan Leonardo langsung menutup matanya, karena kalimat itu terdengar seperti seseorang yang sudah mulai kehilangan. Tiba-tiba seluruh langit terbuka lebih besar dan simbol-simbol aneh mulai muncul di udara, bukan huruf manusia. Namun sesuatu yang terasa hidup, setiap simbol itu muncul realitas langsung berubah. Orang-orang kehilangan nama mereka, kenangan mulai terhapus. Emosi tertentu menghilang dari manusia secara acak dan Elena bisa memahami semuanya.
881 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Ruang ini… mengenaliku.” Semua membatu. “Maksudmu apa?” lirih Liora. Bara meletakkan tangannya ke dadanya. “Simbolnya… yang dulu hilang… terasa muncul lagi.” Kael memekik. “Hah?! Jangan bilang simbol itu mau balik lagi!!” Gerry langsung terduduk. “Aduh… jangan-jangan dunia mau runtuh lagi…” Bara menatap mereka satu per satu.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Jubahnya tampak menyatu dengan dinding—tak bisa dibedakan antara makhluk dan kegelapan. Ia tidak berbicara. Ia hanya berlutut, lalu menggerakkan jarinya ke atas tanah berdebu. Dalam hening mutlak, ia menggambar sebuah simbol kuno. Sebuah lambang perburuan—dua garis melingkar bersilang dengan titik di tengah, lambang kuno yang berarti: “tidak ada yang lolos.” Lalu kabut muncul entah dari mana, menyelimuti tubuhnya.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Ini hanyalah permulaan.” Lila memandang ke bawah, melihat simbol misterius yang kini bersinar merah di lantai. Simbol itu tampak seperti lingkaran penuh dengan pola-pola rumit di dalamnya—gambar bulan, bintang, dan bayi yang terbungkus kain. “Nenek buyut bilang perjanjian ini sudah dihancurkan,” gumam Lila, matanya tidak lepas dari simbol itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Ada perasaan berat seperti kehilangan sesuatu yang harusnya ia tahu… tapi tak mampu ia sebutkan. Keris putih di genggamannya tiba-tiba berdenyut, memperlihatkan retakan lembut di permukaannya. Dari retakan itu mengalir cahaya tipis, memanjang di udara dan membentuk garis horizontal… kemudian sebuah lingkaran. Lira menahan napas—ia mengenal pola itu. Simbol perjanjian pertama. Tapi entah bagaimana, simbol itu tampak belum selesai digambar. Ada satu ruang kosong di bagian tengah lingkaran, seolah menanti isi yang belum pernah berhasil ditulis oleh siapa pun.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Misteri Di Balik Mata

Misteri Di Balik Mata

"Ada sesuatu yang disembunyikan di sini." Mereka mendekati lingkaran batu itu, perlahan, dengan perasaan campur aduk antara takut dan penasaran. Farhan mengamati setiap detail, mencoba mencari sesuatu yang mungkin bisa memberi mereka petunjuk. Tiba-tiba, dia melihat sebuah tanda yang tergores di salah satu batu, sebuah simbol kuno yang dia kenali dari penelitian mereka sebelumnya. "Suci, lihat ini," panggil Farhan, menunjuk ke arah simbol itu. "Ini adalah simbol yang sama dengan yang kita temukan di manuskrip tua itu. Ada sesuatu yang sangat penting di sini."
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Whispers of the Lost Princess

Whispers of the Lost Princess

Air hitam terbelah, langit kosong bergetar, dan bayangan-bayangan itu pecah menjadi serpihan kaca, melayang ke udara sebelum lenyap. Tapi ketika semuanya reda, hanya satu simbol yang tersisa di udara. Timbangan yang retak. Simbol itu jatuh perlahan, seperti menunggu disentuh. Timbangan retak itu berputar perlahan di udara, seperti bulan yang jatuh terlalu dekat. Semua orang menahan napas, menunggu Ayundria menyentuhnya. Rune-rune di sekitar mereka bersinar semakin terang, seolah Arkai sendiri memaksa jawaban.
10848 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
LOVE IN A LOST CITY

LOVE IN A LOST CITY

Aku masih tak percaya dan kubaca ulasan di g****e map, di sana ada keterangan bahwa Saranjana kota yang hilang. ‘Apa maksud Saranjana kota yang hilang? Sebenarnya di mana aku?” Otakku tak berhenti berpikir. Aku berjalan dengan terhuyung-huyung dan mencoba kembali menghubungi Nathan. Nada sambung mulai terdengar. “Halo, Retta… Kamu ada di mana?” Nathan terdengar sangat cemas. “Jemput aku, Nath…. Tolong jemput aku di sini,” ucapku sambil sesenggukan menahan tangis.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Lost In Mission

Lost In Mission

Sangat bertepatan dengan Matt yang sudah berada di belakang kami, tatapannya terlihat kesal. Kami memasuki lorong itu, di dalam ada beberapa orang juga. Sepertinya mereka cukup kenal dengan Christ, terlihat dari cara mereka saling menyapa. Lorong semakin gelap dan minim pencahayaan, Chris akhirnya berhenti di depan tembok. Aku mengerutkan kening, jangan bilang Christ salah ambil lorong dan malah tersesat, atau dia ingin menggunakan sebuah pintu rahasia yang tersembunyi di balik lorong? Aku sering menonton Harry Potter dan mereka sering menggunakan pintu tersembunyi di dalam tembok. Christ menatap sekitarnya lebih dulu, lalu dia meraba-raba tembok.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Mafia's obsession

Mafia's obsession

Lorenzo duduk bersandar di tembok, masih bernapas tapi dalam kondisi terhuyung. “Bayangan... mereka... bukan manusia...” bisiknya. Leo memeriksa sekeliling. Ada simbol di dinding belakang—lukisan gelap yang menyala samar di bawah cahaya ultraviolet. Simbol Ordo Bayangan. “Mereka tak datang untuk menyerang,” gumam Leo. “Mereka datang untuk... membuka sesuatu.” Aurora menatap lambang itu. “Mungkin ini awalnya.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai the lost symbol
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status