Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

rintih gadis itu gemetar. Otak Kirana berputar cepat bak prosesor tua yang dipaksa bekerja keras. Pria tampan itu dipanggil Yang Mulia. Gadis polos itu menjadi korban. Dan dirinya sendiri ... dipanggil Valeriana. Darah seketika menyurut dari wajah Kirana. Tidak mungkin. Ini adalah adegan pembuka novel Cinta Sang Pangeran yang baru saja ia tamatkan! Kirana bukan lagi pegawai swasta yang gemar rebahan. Ia kini terjebak di tubuh Valeriana de Vallas. Sang Villainess. Istri durhaka yang terobsesi pada Putra Mahkota, wanita gila yang takdirnya tertulis dengan tinta darah: mati dipenggal di alun-alun kota disaksikan sorak sorai rakyat.
9.937.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Read
+Library
Author Yang Bereinkarnasi Menjadi Villain

Author Yang Bereinkarnasi Menjadi Villain

[STATUS] [Nama : Van Black] [Level : 1] [Ras : Human] [ATTRIBUTE : Shadow, Void] [STRENGTH : 5] [AGILITY : 10] [DEFENSE : 3] [MENTAL : 100] [MANA : 10/10] [STAT POINT : 1] [Skill : - Villain Aura (Passive) - 101 Shadows (Active) - World Treasure (Active) - Void Eye (Active)] [Villain Aura : Master adalah seorang villain. Master akan selalu terkesan jahat. Dapat memicu emosi karakter lain terhadap Master. Pertumbuhan Master juga akan selalu berkembang pesat] [101 Shadows : Kemampuan untuk memanggil 101 Shadows melalui bayangan pengguna] [World Treasure : Kemampuan untuk memperoleh segala harta] [Void Eye : Mata yang berasal dari garis keturunan keluarga Aurelius. Menyebabkan seseorang tidak d
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Read
+Library
TOXIC | Boyfriend

TOXIC | Boyfriend

Jari Elgard menyentuh dagu Violet dan menarik ke dekat wajahnya. "HP aku mati kemarin" jelasnya singkat. "Dan kamu gak punya charger di rumah, sayang?" Violet mengigit bibir bawahnya dan memundurkan kepalanya yang segera di tarik Elgard untuk mendapatkan ciuman di bibir. "Elgard, aku udah bilang jangan sembarangan cium aku di depan banyak orang" Violet tidak marah, ia hanya malu dan sulit untuk menutupi pipinya yang merah saat ini.
91.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Read
+Library
Revenge

Revenge

Matanya tertuju pada buku yang bersampul tato Prana Jiwo. “Dari mana buku itu?” tanyanya. “Tadi kami menemukannya di apartemen wanita itu,” terang polisi. “Boleh aku membukanya?” tanya Glagah meminta ijin. Setelah mendapat ijin, dia membuka halaman demi halaman buku itu. Di sana, Wita menuliskan semua langkah yang harus di lakukan Randu secara terperinci. Apa saja yang menjadi titik sasaran, bahkan bagaimana membuat semua itu berkaitan. PT. Daya Cipta bahkan ada di sana. Membuat Glagah semakin tak percaya, betapa rapi rencana Wita.
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 160 Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Read
+Library
My Villain Gentleman

My Villain Gentleman

Saat ia menoleh pada made guy yang tadi membukakan pintu mobil untuknya, tiba-tiba sebuah pistol sudah mengacung tepat di depannya, dan . DOR! Seketika wanita itu jatuh tak bernyawa dengan sebuah lubang peluru di dahi. …To Be Continued… Makasi banyak udah baca sampai chapter ini. Dukung Mely biar makin semangat publish dengan kasi review di kolom komentar luar dan VOTE menggunakan GEM. Ti amo! Novel lain karya saltedcaramel: - My Devil Bodyguard (Dexter & Vello – Romance Gore Action 21+)
9.9128.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.0K Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Ipakita ang mga Review (91)
Read
+Library
Ami Lee
waw...gavriel pepet truz liora nya..aaaaaa..q suka kalian berdua..tapi beneran si alex mati..cepat amat mati nya 😂😂... si gavriel bisa jadi ayah nya vierra koq liora 😂😂😂😜.. kenapa hubngan liora dan dydy dexter buruk gtu yaa. gak baik begitu liora..dydy pasti sedih ..dydy mu begitu menyayangimu
Cik Sum
awalny bca novel ttg dex babehnya,trus lanjut novel jake kwan si babeh (blm beres2,mentok di koin 🤣), blm baca sih crita anak si jake, lansung loncat ke sini,coz anak si dex (devil favorit 😘).. blm nabung jg bwt beli novel cetaknya jadi masih bikin pnasaran 😭, ttp semangat, ttp produktif ya mel..
Basahin ang Lahat ng Review
Kehidupan Kelima Sang Antagonis

Kehidupan Kelima Sang Antagonis

Pria itu yang lebih dulu menghinanya. Lalu... kenapa? Kenapa tidak ada hukuman bagi pemeran utama yang jahat? Apakah karena dia pemeran utama maka dia bisa terampuni? Kenapa selalu villain yang harus menanggung semuanya? Bibir Aveline menegang. Rasa muak perlahan memenuhi dirinya. Ia bahkan mulai bertanya dalam hati— Kapan semua ini akan berakhir? Kapan ia bisa benar-benar... mati?
10790 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Read
+Library
Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

Dalam Rengkuhan Tuan Mafia

Tumitnya meloncat-loncat, membunyikan ujung heels dengan nada riang. "Oh, iya?" Respons Dante, ikuti jalan yang dilalui Liv dengan kedua tangan berada di saku celana. "Eung!" Liv mengangguk, tautkan telunjuk di belakang tubuh. "Tokoh utamanya berhasil mengalahkan villain. Dan Dante tahu bagian menyebalkannya? Ternyata pacar tokoh utama itu bersekongkol dengan villain, tapi pacar tokoh utama berakhir mati secara tragis di tangan si villain."
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Read
+Library
The Cold Villains Lady

The Cold Villains Lady

Bahkan sekarang dia dihukum karena memberikan saran yang membuatnya gagal mendapatkan hati Mikaila sungguh sial. Hai temen-temen maaf baru menyapa. Aku cuman mau kabarin kalau The Cold Villains Lady bakalan ada versi bukunya. Buat kalian yang pengen peluk Mikaila, dan pengen baca cerita ini berulang-ulang tanpa harus beli koin. Bisa banget ya. Tapi tenang aja, aku tetep bakalan bikin cerita ini tetep end di sini, dan untuk ekstra part itu cuman ada di buku, ya. Di versi buku, lebih rapih dan banyak keuntungan lainnya.
9.8113.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 4.1K Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Ipakita ang mga Review (47)
Read
+Library
Senja
bagus banget sumpah.semua dapet humor, romantis,sweet,emosi pokoknya seru abis deh.tapi aja iya casis ...... helena sih?¿ meskipun aku lebih dukung mikaila sama xavier tapi aku juga gak rela helena ..... ama casis?tebakan aku salah kan¿
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Permainan Kultivasi Terlarang

Permainan Kultivasi Terlarang

timpal suara lain, penuh kebencian. Liora berusaha menegakkan tubuhnya. Lehernya terasa sangat kaku, ada rasa perih melingkar di sana, bekas rantai atau mungkin tali. Ia adalah seorang penulis di Bumi. Ia tahu setiap kiasan dan pola cerita semacam ini. Transmigrasi ke dalam tubuh seorang villainess yang sedang berada di ujung tanduk. Masalahnya, ini bukan awal bab satu yang romantis. Ini adalah adegan klimaks dari sebuah eksekusi. Gila, batin Liora sambil meludah keluar gumpalan salju bercampur darah. Belum ada lima menit gue di sini, skenarionya sudah mau tamat saja.
246 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang the villain wants to live chapter 01
Read
+Library
PREV
123

Mga Madalas Itanong

Okay, so I just finished the first chapter and my immediate thought was how much the motivation is tied to sheer, panicked survival rather than any grand evil plan. It doesn’t unfold through a dramatic monologue or some shadowy backroom scheme—it’s visceral and immediate. The villain, or the character we’re presumably following, wakes up in a terrible situation, right? The prose focuses on the physical discomfort, the confusion, the scramble to understand basic things like where they are and what’s happening to their own body. The motivation isn’t ‘I want to rule the world’ yet; it’s ‘I need to take the next breath without screaming.’ It’s a raw, animalistic drive to persist for one more moment, which for a villain-centric story is a fascinatingly grounded place to start.

This approach makes the character’s later actions feel almost inevitable in a tragic way. If your entire existence is defined by a fight against pain and erasure, any means to secure safety can be justified. The chapter plants the seed that the so-called ‘villainy’ might stem from this corrupted instinct to live at any cost. We see the first glimmers of calculation peeking through the panic—assessing threats, evaluating resources—but it’s all in service of that single, screaming need: survive. It reminds me of some dark fantasy protagonists, but with the moral compass completely removed from the start. The motivation unfolds as a biological imperative before it ever becomes an ideological one.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status