Pernikahanku yang Sempurna
sambung wanita yang memakai setelan gamis merah maroon itu lagi.
Ustadz Fariz sejenak menoleh, kemudian balas tersenyum. “Saya mohon maaf sekali, Bu. Saya rasa, saya masih belum cukup siap untuk menjadi suami yang baik bagi anak Ibu,” tolaknya dengan berusaha mengutarakan sehati-hati mungkin.
Sebelumnya, Ustadz Fariz pun telah beberapa kali menerima tawaran serupa. Bahkan, dari salah satu pemilik pondok pesantren ternama. Namun, hingga saat ini dia masih belum memiliki keinginan untuk menikah.
Hot Chapters