Istri Super Jorok
Dia diam saja.
"Pernikahan ini, bukan seperti ayah dan ibumu, yang tak berhasil memberikan teladan pada anak-anaknya perihal kedisiplinan dan kebersihan. Pernikahan itu, saling menyempurnakan, memperbaiki setiap kekurangan, bukan menerima setiap kekurangan."
Marni masih memperhatikanku dengan seksama dengan matanya yang bulat.
"Jika kita tak bisa saling melengkapi, pilihan cuma dua, bertahan tapi tak bahagia, atau berpisah agar tak saling membenci."