Sang Penjaga Pajajaran
Arjuna menatapnya, lalu menjawab dengan tenang: “Keabadian bukan tentang hidup selamanya, Larisa. Keabadian adalah saat rasa kita tetap meninggalkan cahaya, bahkan setelah waktu berhenti mencatatnya.”
Dan di balik cahaya pagi itu, di antara angin dan tanah yang kini bergetar lembut,
bumi berbisik — bukan dengan suara, tapi dengan rasa:
“Sangkan Paraning Rasa teu meunang pareum…”
Dan Arjuna Wisangjati tahu, bahwa perjalanan belum berakhir.Karena selama manusia masih mencoba menjadi abadi,
penjaga akan selalu dibutuhkan untuk mengingatkan makna hidup itu sendiri.
Bab Populer