Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Protagonis Sang Monster Logika

Protagonis Sang Monster Logika

Siang ini cakrawala tampak tertutup mega kelabu. Meski bulan ini telah memasuki bulan si Taurus, namun hujan terkadang masih suka mengguyur kota pahlawan tersebut. Fradhella memejamkan matanya sejenak. Rasanya ia ingin memukul apa pun yang ada di depanya, bahkan ketika lihat muka Carabella, ia ingin sekali memaki-maki gadis itu. Namun, ia sadar jika di sini yang salah adalah Rikka.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

Kali ini terasa lebih nikmat luar biasa. Bapak penghulu memimpin pembacaan doa dengan khusyu'. Sementara diluar, gerimis mulai turun. Titik-titik air yang semula kecil, menjelma menjadi hujan besar dan deras. *** Hujan di bulan Juli. Aneh dan tidak biasa. Padahal tadi lagi panas-panasnya, kenapa mendadak turun hujan? Nabil bertanya-tanya di dalam hati.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

Zrrtt! Semua orang bisa melihat kilatan itu dengan jelas. "Apa akan hujan, ya?" "Tidak mungkin hujan!" sela yang lain. "Tapi kok ada kilat di langit?" "Aku juga tidak tahu." "Padahal di langit banyak bintang. Bulan juga masih bulan purnama, tidak mungkin terjadi hujan,... kecuali kepepet! Ha-ha-ha!" Kilatan cahaya di langit hanya terjadi sebentar, setelah itu langit kembali bersih dan bulan purnama semakin garang memancarkan sinarnya.
1053.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

sahutnya tajam tanpa rasa takut. Aku mengernyit, mencoba membela logika sains modernku. "Lho, bukankah normalnya tidak turun hujan dalam setengah tahun? Enam bulan hujan, enam bulan kemarau. Seperti tahun-tahun biasanya, kan?" Bonaga menyeruput tehnya dengan bunyi nyaring. Sluurp....
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu' "Naya, kembalikan!"
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Kalau saja bukan akibat kesalahan memencet notifikasi di layar bar, aku juga tidak berniat membaca pesan dari lelaki menyebalkan itu. Sementara aku masih berusaha menebak-nebak siapa oknum yang telah menyebarkan nomorku kepada lelaki menyebalkan itu, benda pipih yang terletak di atas itu terus bergetar dan menampilkan pesan dari orang yang sama. "Katanya tak ada yang paling tabah selain hujan bulan Juni. Faktanya, aku manusia paling tabah ketika pesan sudah berubah dua centang biru, tapi kamu pura-pura bisu!"
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Elbarra

Jerat Cinta Elbarra

Kalea semakin merasa dirinya menjadi orang tersial dan termalang sedunia. Rintik air langit makin merapat. Awan abu-abu pekat tak kuat menampung beban beratnya. Entah, mungkin saja langit tak kuat mendengar curhatan menyesakkan Kalea. Saking gak teganya, langit mengiringi sedihnya dengan tetesan yang semakin menderas. Orang-orang bergegas mencari tempat berteduh. Tapi tidak dengan Kalea. Dia tidak peduli dengan hujan.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

(Prolog kecil) Hujan turun seperti lagu yang terlupa nadanya. Aira berdiri di tepi trotoar yang retak, menatap langit yang tak lagi punya warna. Dari sebuah radio tua di warung kopi, samar terdengar lagu lama—suara Rendra, rekaman yang nyaris tenggelam oleh desau angin dan bunyi hujan. "Aku menulis namamu di antara rintik, tapi kota telah menghapus huruf-hurufnya."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

Ayah Anakku Ternyata Pria Kejam

Tidak tahu kapan musim hujan ini akan berakhir. Hazel tidak terlalu menyukai permukaan bumi yang basah. Segalanya tampak merepotkan. "Andai aku punya mobil," gumamnya. Seolah kian hari dia semakin mahir untuk mengeluh atas nasib sialnya.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Penglihatannya sedikit kabur hingga sel darah putih membayang dengan jelas di mata wanita itu saking silaunya. Bulan ini Jogja sedang berada di awal musim hujan. Berita tadi pagi menyebutkan bahwa seminggu lagi akan memasuki puncaknya. Siang hari begini panasnya bisa membuat kepala pusing, dan sore hari hujan biasanya turun dengan awet hingga besok pagi. Seseorang di telepon kini masih saja bicara sampai membuat telinga Lian terasa lebih panas dari teriknya mentari di siang itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status