OBSESI BARA
“Bagi saya ... tidak sepatutnya seorang hamba berkata akan bentuk keadilan Tuhan. Karena, di mana kita merasakan ketidak-adilan, maka itulah keadilan.”
Rahman mendengar setiap inci yang dikeluarkan oleh Bara.
“Seperti halnya dalam hidup. Hidup sebenarnya tidak jauh dari siklus sebab-akibat. Di mana, ketika kita menuai kebaikan maka kebaikan itulah yang nanti kita dapatkan. Pun jika kita melakukan keburukan, maka keburukan itulah yang akan datang pada kita. Untuk itu, sebuah keadilan ada ketika kita mampu melihat dari bentuknya. Tapi, salah satu bentuk tersebut adalah tidak melihat dari kacamata diri kita, melainkan dari kacamata orang lain.”