Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Dan mungkin itulah bagian yang paling mengganggunya. Karena pembalasan selalu terasa sederhana ketika yang dipertaruhkan hanya dirinya sendiri. Namun ketika kemungkinan itu mulai menyentuh masa depan seseorang yang bahkan belum ada, garis antara keadilan dan kekejaman menjadi jauh lebih sulit dibedakan.
611 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
Dilema

Dilema

"Tapi ma, bagaimana--" "Kamu harus adil di dalam dilema ini Dicky," tegas ibu Dicky. Ibu Dicky akhirnya beranjak menuju ke kamar miliknya setelah memerintahkan Dicky untuk membersihkan badannya dan mengganti pakaiannya yang basah kuyup. Dicky benar-benar berada di dalam dilema saat ini. Memang benar, Thania juga harus tau tentang dilema ini. Tapi bagaimana Dicky memberi taunya. Mungkin hanya ada satu orang yang bisa membantu Dicky perihal dilema ini. Benar, dialah orangnya. Dicky harus menemuinya besok. ***
106.6K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Was-sama arafa'aha wa wada'al-mizan Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraka keadilan. 8. Alla takqau fil-mizan Supaya kamu jangan melampaui batas neraka itu. 9. Wa aqimul-wazana bil-qisti wa la tukhsirul-mizan. Dan tegakanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu. 10. Wal-arda wada'aha lil-anam Dan bumi telah dibentangka -Nya untuk
9.4121.3K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as timbangan keadilan
Read
+Library
I am The Real King

I am The Real King

Sakit sekali! Abumérta mengingat lagi masa lalunya, tatapan matanya menerawang. Jauh di lubuk hatinya, yang ia inginkan sebenarnya sederhana, KEADILAN. Ya, keadilan. Satu kata yang mudah dimengerti namun tidak akan pernah habis jika ditelaah secara panjang lebar. Nyatanya, di dunia ini, entah ada berapa ratus juta nyawa yang tidak ingin lagi berpangku pada kata 'keadilan' tersebut. Termasuk salah satunya... Abumérta. Hingga akhirnya ia memilih jalan hidup yang selama ini dirasakannya meski ia tahu itu salah.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 277 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
Cinta di Balik Palu Hukum

Cinta di Balik Palu Hukum

“Mungkin ini pertama kalinya hukum benar-benar bekerja untuk rakyat, bukan untuk kekuasaan.” Mereka bertiga berjalan bersama melewati taman pengadilan. Langit mulai cerah, menembus awan kelabu yang perlahan terbuka. Revan berhenti sejenak, menatap ke arah horizon. “Kau tahu, Raisa… dulu aku pikir keadilan itu seperti pedang—tajam dan harus menebas cepat. Tapi sekarang aku tahu, keadilan lebih mirip cahaya. Ia butuh waktu untuk menembus gelap, tapi saat tiba… semua terlihat jelas.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
OBSESI BARA

OBSESI BARA

“Bagi saya ... tidak sepatutnya seorang hamba berkata akan bentuk keadilan Tuhan. Karena, di mana kita merasakan ketidak-adilan, maka itulah keadilan.” Rahman mendengar setiap inci yang dikeluarkan oleh Bara. “Seperti halnya dalam hidup. Hidup sebenarnya tidak jauh dari siklus sebab-akibat. Di mana, ketika kita menuai kebaikan maka kebaikan itulah yang nanti kita dapatkan. Pun jika kita melakukan keburukan, maka keburukan itulah yang akan datang pada kita. Untuk itu, sebuah keadilan ada ketika kita mampu melihat dari bentuknya. Tapi, salah satu bentuk tersebut adalah tidak melihat dari kacamata diri kita, melainkan dari kacamata orang lain.”
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 950 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

batin Tania. Ia mengeraskan tekadnya dan berkeinginan melakukan hukum rimba, nilai keadilan yang selama ini ia junjung tinggi, bahwa setiap penjahat berhak mendapatkan kesempatan kedua di dalam hidupnya raib entah ke mana. Tania terus memusatkan pikirannya, suara tangisan kesakitan dan pukulan menghilang di balik sesuatu, "Mungkin ..., sebuah tembok, suasana sedikit lembab dan berair. Walaupun tidak basah, mungkin bawah tanah atau ruang rahasia yang sedikit kedap suara .... " batin Tania bercampur aduk.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 335 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

Menantu Kurir Kaya Tujuh Turunan

pinta Hans tegas lalu mematikan panggilan keluarnya. “Baik, Tuan muda.” Hans sangat membenci dengan kata orang berkuasa yang memainkan uang hanya untuk mendapatkan kebebasan dalam menghirup udara segar ketika memiliki kesalahan. Keadilan di negara seperti sudah tidak digunakan untuk orang yang memiliki banyak uang. Apakah keadilan hanya untuk orang yang memiliki banyak orang? Apakah keadilan yang tertulis dan sudah disahkan hanya berlaku untuk orang berkuasa? Bagaimana dengan orang yang tidak memiliki uang?
106.0K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

"Apa yang kamu maksud dengan menjaga keseimbangan? Keseimbangan yang kau bicarakan itu adalah penindasan dan ketidakadilan yang telah berlangsung begitu lama!" Pria itu mengangkat alisnya sedikit. "Penindasan adalah bagian dari sistem. Seperti halnya cahaya dan kegelapan, keduanya tidak dapat terpisahkan. Yang kau anggap sebagai ketidakadilan adalah hanya bagian kecil dari gambaran besar. Kami menjaga dunia agar tetap stabil. Tanpa kami, dunia ini akan terjatuh dalam kekacauan yang jauh lebih besar dari yang bisa kalian bayangkan." Kael maju selangkah. "Keseimbangan? Atau hanya alasan untuk mempertahankan kekuasaan dan kendali? Apa yang benar-benar kamu inginkan?"
2.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
Sentuhan Panas Ayah Tiri

Sentuhan Panas Ayah Tiri

“Omong kosong apa ini, Ra? Apa yang bisa kamu dapatkan dengan cara seperti ini selain rasa malu?” Raisa melihat ke arah pintu kamar yang tertutup, lalu kembali menatap Gendis dan merendahkan suaranya. “Keadilan,” bisiknya. Kata itu membuat Gendis tertegun. “Keadilan? Keadilan untuk apa? Untuk siapa?” tanya Gendis masih belum paham ke mana arah pembicaraan Raisa. “Untuk masa laluku, Ndis,” jawab Raisa. “Untuk sesuatu yang sudah mereka ambil dariku sejak lama.”
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as timbangan keadilan
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status