Anak Rahasia Presdir Impoten
Beatrice kembali mengeluarkan flashdisk hitam itu dan menggenggamnya dengan penuh harapan agar bisa menghancurkan pria yang ia benci.
"Dengan begini, kamu akan berada di bawahku, Ibra." Beatrice bergumam dengan tatapan tajam.
*
Sepuluh menit kemudian, dengan dua bendel dokumen di tangan, Timo berhasil kembali ke kantor. Ia masuk lewat pintu samping, menyapa satpam dengan senyum ramah yang biasa, dan kembali ke mejanya tanpa menimbulkan kecurigaan. Ia meletakkan hasil fotokopi itu di meja rekannya seolah-olah ia baru saja melakukan pelayanan yang tulus.