Istri Tanpa Suami
timpal teman wanitanya.
Jelita menutup telinga rapat-rapat, mengambil satu kantong belanjaan yang sudah ia minimalis. Hanya kecap, aneka mie instan, gula, teh, kopi, telur, daging, detergen dan juga sampo, serta sekantong buah apel dengan berat tiga kilo untuk dirinya.
Tanpa menoleh lagi, Jelita mendorong troli menuju pintu keluar. Rasa malu, telah membuat tubuhnya gerah tak menentu. Ditambah lagi Devano belum juga datang dan perutnya sudah lapar.