Hasrat Terpendam Majikanku
Setengah terlonjak aku menatap Tuan Stevan yang entah sejak kapan sudah duduk di balik kemudi tanpa disadari.
Sejenak kuusap wajah pelan, lalu memutar tubuh menghadapnya. Mengalirlah list rumah makan sampai warteg yang pernah kusambangi setelah gajian.
"Warung Ceu Edoh, Rumah Makan Sambel Belekok, Resto Idaman Mitoha, Rumah Makan Pulen, Resto Randa Herang, Resto Dud--"
"Stop, cukup! Sejak kapan kamu tahu tempat makan khas Sunda sebanyak itu? Kamu, kan biasa makan masakan Chinese, Western, sama Jepang!"
الفصول الرائجة