Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

Tombak Zhang Tianbao melesat dengan kecepatan yang memukau, menciptakan suara mendesis saat memotong udara. "Hiattt!" Xiao Feng berteriak sambil menghindari serangan itu dengan gerakan yang gesit. Sementara Bai Ling melompat ke belakang, memberikan ruang untuk Xiao Feng bertarung. "Feng’Ge, hati-hati! Tombaknya panas!" seru Bai Ling sambil melempar belati untuk mengalihkan perhatian Tianbao. "Wsuuuhhh!" Tombak Tianbao menyapu udara, menciptakan gelombang api yang hampir mengenai Xiao Feng.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as tombak zilong
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Lelang dimulai. Dari balik tirai spiritual, seorang pria tua muncul melangkah pelan menuju panggung utama. Jubahnya putih gading, panjang hingga menyapu lantai, dan diselendangi oleh kain qi hijau yang tampak seperti kabut embun pagi. Wajahnya penuh garis usia, tapi matanya bersinar seperti danau yang tak pernah kering oleh waktu. Itulah Tuan Zhaoling, sang Lelang Master. Sebuah legenda hidup dari Kota Dewa, yang dikabarkan memiliki mata roh—kemampuan untuk menilai nilai spiritual sejati dari benda apa pun hanya dengan sekali pandang.
1053.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as tombak zilong
Read
+Library
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

ujar Alisia terus memohon kepada sang papa. "Kamu harus ikutin permainan papa dengan cara ini Raka akan bisa jatuh cinta dan bertekuk lutut di hadapan kamu kan apa-apa tidak mau kamu direndahkan begitu saja jika tiba-tiba kamu mengambil Raka menjadi seorang pelakor di antara rumah tangganya dengan alinda papa akan buat rangka menyesal karena telah menolak kamu dan dia harus tahu bagaimana keluarga Adam Wibowo," jawab pak Adam tersulut Emosi.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as tombak zilong
Read
+Library
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

Kamar Tuan tidak akan kotor, lagi pula aku juga tiap hari yang membersihkannya. Nara pun mulai menggambar sesuatu di buku dan Jaden memperhatikan pelayannya itu. "Kita main permainan seperti silang dan gambar bulat, tapi kita pakai kertas ini saja agar bisa dipindahkan. Tuan mengerti, kan?" "Aku tidak mengerti," jawab Jaden cepat. "Haduh! Masa kecil Tuan tidak pernah bermain permainan sederhana seperti ini ya?"
2.0K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as tombak zilong
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Untung semua barang yang dibelinya memakai uangnya sendiri. Aku akhirnya membawa tungkaiku melangkah ke taman depan ndalem setelah melakukan pencarian ke taman yang ada di sayap kiri-kanan dan tidak menemukan Mas Adhim juga di sana. Benar saja, aku segera menemukan sosok jangkung Mas Adhim di taman depan. Berbalutkan kaus lengan panjang warna abu-abu yang lengannya digulung sampai ke siku dan celana kain warna hitam, Mas Adhim tampak sedang menggendong Zidan di depan, seperti koala. Rambut gondrongnya diikat dengan ikat rambut kecil warna biru gelap. Satu khodam dan khodimah kemenakan kecilku juga berada di sana. Menjaga jarak beberapa meter dari keduanya—Mas Adhim dan Zidan—yang sedang berm
106.7K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as tombak zilong
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Tolong kami...” Arga mendekat dengan ragu. “Siapa kalian?” Salah satu anak, seorang bayi yang tampaknya berusia tidak lebih dari satu tahun, menunjuk ke dadanya sendiri. Suaranya lirih, hampir tak terdengar. “Kami adalah tumbal.” Arga terdiam. Tubuhnya gemetar mendengar kata itu. “Mengapa kalian memanggilku?” tanyanya, suaranya bergetar.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as tombak zilong
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Sang raksasa Tamiang terlempar jauh, menghantam lantai jembatan kayu dengan suara berdebam yang keras, beberapa langkah dari posisi Raja Doli. Zilong menghela napas panjang, membiarkan uap panas keluar dari mulutnya setelah mengerahkan energi Qi yang besar. Dengan santainya, ia mengibaskan darah dari ujung tombak peraknya, lalu berbalik arah seolah-olah pertarungan hidup-mati barusan hanyalah pemanasan pagi hari. "Oke, sekarang yang menghalangi jalannya sudah tidak ada. Aku tinggal mencari tuan mudaku," gumam Zilong lega, matanya langsung mencari-cari sosok Liu Bei di tengah kericuhan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as tombak zilong
Read
+Library
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Chen Long memegang Tombak Suci Matahari di tangannya, dengan aura yang tak tertandingi melonjak dari tubuhnya, dan menusuk Zi Dongyang dengan keras dengan tombak itu. "Pembunuh Petir Qi Ungu!" Zi Dongyang memiliki wajah muram, dengan energi ungu yang kuat di tubuhnya. Delapan belas tombak tergantung di belakangnya, seperti delapan belas pilar dewa yang menjulang ke langit. Tiba-tiba tombak-tombak itu meledak dengan pukulan yang mengejutkan dan bertabrakan dengan Chen Long dengan suara keras.
9.1145.2K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as tombak zilong
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Kakiku goyah hingga aku jatuh. Mark tampak tak sabar melihat "drama" kami. Dengan nada sinis, dia berkata, "Jangan berakting di depan mataku. Menjijikkan!" Kemudian, dia berjalan melewatiku. Saat mendongak, aku melihat Mark merangkul Loreita yang menunggu di depan pintu. Mereka pergi tanpa menoleh. Aku menahan rasa mual, mengepalkan tanganku erat-erat. Tiba-tiba, cairan hangat mengalir dari hidungku.
10.8K viewsCompletedAdded to Library 433 Times as tombak zilong
Read
+Library
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

Membawa kesedihan yang dalam, seperti luka lama yang belum benar-benar sembuh. Dila terpaku. Mustofa membelalak. “Jifanya, bisa bahasa Turki? Dan nyanyi seindah itu?” Mustofa menghela napas panjang, menatap panggung dengan mata berkabut. “Dila, Jifanya bukan wanita biasa. Dia sebenarnya, seorang putri yang terusir dari istananya.” Dila membalikkan badan, wajahnya bingung.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as tombak zilong
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status