Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Lantaran tidak lama setelah itu Wu Chen kedatangan tamu besar yang tidak diundang datang, ialah pria bertopeng. Sesosok lelaki berambut panjang, Pendekar Tingkat Menara Pertama Bayangan, orang terkuat setelah si legenda—Wu Chen. Entah siapa sebenarnya pria ini yang dulu pernah bertempat tinggal di distrik utama, Kekaisaran.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Menyaksikan tingkah mereka berdua membuat kepala Kalayuda semakin sakit. Sudah dua hari Galuh berada di gubuk itu, sebuah bangunan lusuh di tengah hutan yang sengaja ditinggalkan para pemburu karena di sana saat ini dihuni banyak siluman. Hutan Tongge di kaki gunung Tagamus, menurut cerita hutan itu dulunya merupakan tujuan utama para pemburu karena terdapat banyak rusa dan babi hutan. Namun 5 tahun yang lalu, semua hewan buruan di sana seketika saja lenyap berganti dengan banyak siluman berkeliaran, membuat para pemburu tidak lagi berani mengunjungi tempat tersebut.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 528 kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Dia duduk di bangku warung, melihat pemandangan yang cukup indah dan menyejukkan matanya. Permadi memandang ke arah timur Pantai Ketawang, di mana terlihat Pegunungan Sewu dan Menoreh berjajar indah di sana, Hal itu mengingatkan dirinya, akan pulau Nusamanuk yang telah di tinggalkannya. “Silahkan Mas, satenya,” ucap sang pedagang sate. Permadi hanya menoleh sesaat ke arah tukang sate tanpa senyum. Lalu mulai melahap sate Ambalnya, bersama sepiring lontong yang sudah di potong-potong.
9.963.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Kotak itu dibuka perlahan, dan seketika seluruh ruangan menjadi hening. Di dalamnya, terbaring sebuah tongkat hitam. Tua, dengan urat-urat alami yang tampak seperti hidup di permukaannya. “Tongkat ini dikenal dengan nama Tamas Danda,” ujar MC dengan suara penuh tekanan. “Ditemukan di wilayah pedalaman, dengan usia yang diperkirakan lebih dari tiga ribu tahun.” Rangga yang dari tadi mulai terbiasa dengan suasana, kini kembali diam. Matanya tidak lepas dari tongkat itu.
10877 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Jadi, dia memaklumi ketidaktahuan sang gadis. “Dari yang pernah aku dengar dan aku tahu,” Sondang Tiur menghela napas dalam-dalam. “Pulau Telaga Tujuh punya nama asli Pulau Pusong. Lalu berubah menjadi Teulaga Tujoh.” ‘Kenapa?’ Sondang Tiur mengendikkan sedikit bahunya. “Konon kabarnya, ada tujuh orang sakti yang mendiami pulau itu. Mereka menyebutnya Aulia Tujoh.”
1074.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
PEDANG NAGA LANGIT

PEDANG NAGA LANGIT

Seberkas cahaya menyorot turun, membentuk layar hidup—seperti kenangan. Mereka melihat seorang pria berjubah putih memeluk dua bayi. Lalu… menyerahkannya pada dua arah berbeda. Satu pada perempuan tua berwajah lembut di desa Tianlong. Satu lagi—ke seorang pria bertopeng dengan mata menyala merah. Tian Yi tertegun. "Itu…" "Ayah kita," gumam Tian Xuan lirih. "Aku akhirnya tahu namanya… Long Wu. Ia dulu salah satu pewaris Pedang Naga Langit. Tapi ia… menolak takdir."
8.44.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Mereka membawa tongkat bambu dan membakar kemenyan di atas tungku tanah liat kecil. Kepulan asap putih tebal langsung memenuhi udara pasar. Bau getah pinus yang dibakar menyengat saluran pernapasan. Seorang pria tua berjubah hitam melangkah lambat di tengah rombongan tersebut. Kalung dari taring babi hutan melingkar di lehernya yang keriput. "Itu Ki Gede. Dukun tersohor dari lereng barat," bisik Sekar merapatkan posisinya di sisi kiri Leo. "Dia tidak pernah turun gunung kecuali ada yang membayar jasanya dengan harga mahal."
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Pendekar Tengil

Pendekar Tengil

tanya Indra. “Hmm.. Kalau Ki Ireng aku sedikit mengetahuinya meski belum pernah bertarung dengannya. Dia adalah pendekar aliran hitam yang sangat ahli dalam menggunakan tongkat, kalau tidak salah dia juga mendirikan perguruan di wilayah barat daya kerajaan. Sebagai sesama pengguna tongkat aku bisa memastikan kalau mau lebih cepat mengalahkannya maka jauhkan dia dari tongkatnya,” jawab Ki Sukmara.
9.9439.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.7K kali sebagai topeng kuda
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

Ardian menghembuskan napasnya dengan kasar, ia memgenggam erat ponselnya dengan kencang. Oma Mora menyambut kedatangan keluarga Aidin, keluarga yang masih memiliki keturunan darah biru dari kerajaan keraton di Jawa Tengah. "Assalamualaikum, Jeng Mora? Apa kabar?" tanya wanita tua dengan penampilan memakai baju kebaya berwarna kuning khas jawa dengan kain batik berwarna coklat hitam tidak lupa rambutnya yang terpasang sanggul berwarna hitam kecoklatan.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Tempat yang ia tuju tak jauh dari pusat perkemahan, di dekat sebuah pohon tua yang menjulang seperti penjaga malam. Di sanalah, sosok pria bertopeng duduk tenang. Long Zhu, dengan jubah hitam panjangnya, duduk bersila di atas batu datar, menghadap api unggun yang menyala kecil namun stabil. Api itu menari pelan, menciptakan bayangan misterius di permukaan topeng putih yang ia kenakan.
9.820.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai topeng kuda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status