IPRIT
Aki membuka bungkusan, terlihat senjata kujang, terbuat dari besi dengan kualitas bagus, gagangnya dari tanduk yang licin mengkilat, terdapat empat bolongan di atas dan satu bolongan di bawah, persis seperti yang Aki ceritakan tadi, lima bolongan, filosofi tentang Islam.
"Ini senjata bertuah, bisa untuk melindungi diri dari musuh-musuh, nanti jam dua belas malam, Eyangmu akan memberikan sedikit bekal kepadamu," jelas Aki.
"Bekal apa, Aki?" tanya Wisaka.
"Ilmu lah, masa iya dibekalin nasi, ya kan, Ki," tukas Faruq yang dari tadi cuma menyimak.
"Eyang, sampai jumpa di Batu Belah," kata Aki kepada harimau.
Sikat na Kabanata