Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Kenji, yang memiliki kecenderungan filosofis, bertanya, "Apa arti sejati dari pedang? Apakah hanya alat untuk membunuh?" Hideo-sensei menggeleng. "Pedang adalah simbol keadilan dan perlindungan. Kita harus menghormatinya dan menggunakan kekuatannya dengan bijaksana. Pedang adalah perpanjangan dari diri kita, tetapi juga tanggung jawab kita." Masashi, yang selalu mencatat setiap kata guru Hideo, bertanya, "Apakah ada teknik rahasia yang hanya diajarkan kepada murid terpilih?"
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Muda Candra

Obsesi Tuan Muda Candra

Hujan turun lagi, tapi suara tetesnya menyatu dengan tawa anak-anak, menjadi irama kehidupan yang baru. Beberapa minggu kemudian, Universitas Papua Barat mengundang Candra untuk mengadakan program terapi kreatif rutin. Pada sesi pertama, seorang mahasiswa Fakultas Hukum bernama Arif datang menghampirinya. Dia mengaku terjebak dalam obsesi keadilan ekstrem, sampai lupa bahwa hukuman tanpa belas kasihan tidak akan menyembuhkan. “Cerita Anda tentang meninggalkan dendam membuatku menyadari: keadilan yang benar adalah yang memberi kesempatan untuk memulai ulang,” ujar Arif. Candra mengajaknya menggambar, memvisualisasikan keadilan sebagai cahaya yang menerangi, bukan pedang yang menyakiti.
10548 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

“Dulu, sekteku, Sekte Pedang Bayangan, juga percaya pada kehormatan yang kamu sebutkan. Kami percaya pada aliansi dan negosiasi. Kami percaya pada belas kasihan. Dan suatu malam, para sekutu kami berkhianat. Mereka menyerang kami saat kami lengah, membantai semua orang, pria, wanita, dan bahkan anak-anak hanya untuk merebut tambang spiritual kami. Aku selamat, bukan karena kehormatan, tetapi karena aku bersembunyi di bawah tumpukan mayat orang tuaku.” Arena menjadi sunyi senyap. Kisah tragisnya begitu mirip dengan banyak kisah orang lain, tetapi kesimpulan yang ia ambil berbeda. “Di malam itu, aku belajar satu-satunya kebenaran di dunia yang kejam ini,” lanjut Lin Feng, matanya berkilat deng
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti

Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti

Ia berkata, “Saudara-saudara, sebagai seorang pendekar aku sangat memahami apa yang baru saja saudara-saudara alami. Jiwa pendekar kita pasti terpanggil manakala harga diri perguruan terinjak-injak. Aku bisa merasakan apa yang saudara-saudara sedang rasakan. Tapi dengan balas dendam dan balik menyerang, tentu tidak akan menyelesaikan masalah. Dan justru akan terjadi lebih banyak pertumpahan darah dan korban jiwa. Dia yang menang akan jadi arang, dan dia yang kalah akan menjadi abu. Biarlah Dewata yang menjadi hakim atas prisitwa ini.”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
Iblis Suci Pemilik Pedang Surga

Iblis Suci Pemilik Pedang Surga

Lalu, dia akan berkata bahwa topeng tersebut akan terus mengingatkan mereka pada hari ini, di mana seorang pendekar tidak pantas menunjukkan wajah congkak mereka di tengah lumuran darah orang tidak bersalah. Segala sesuatu yang terjadi di dalam pagoda selama ujia akan menjadi rahasia mereka yang bersangkutan. Sehingga, kalaupun ada korban meninggal, semua orang tidak akan berani menghakimi mereka yang mengalahkan si korban. Selamanya orang-orang itu akan menganggap dia yang berhasil keluar dari lantai sembilan adalah seorang pendekar sejati. Yuan Zi masih ingat bagaimana sorakan para murid yang menyambutnya seusai ujian pagoda terasa begitu menyakitkan. Seperti sayatan bertubi-tubi yang meng
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Ia sadar, pedang miliknya adalah satu-satunya jalan untuk menebus harga diri yang sempat terinjak. Hah.... Raja Doli membuang napas panjang, menenangkan detak jantungnya. Di sisi lain, Po Jadin terlihat menahan perih yang luar biasa. Lengannya yang terluka parah terus mengucurkan darah segar yang membasahi lantai jembatan, namun cengkeramannya pada gagang Storm Axe justru semakin kuat, seolah kapak berat itu adalah bagian dari jiwanya yang takkan pernah tunduk. SWOOOSH!
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

Dan tepat saat itu, suara-suara itu kembali berdengung. "Komandan..." "Kami tidak ingin mati..." "Pedangmu tidak pernah menyelamatkan siapa pun!!" Bisikan di kepalanya semakin berisik, membawa rasa nyeri luar biasa yang menghantam kesadarannya. Kael menekan pelipisnya kuat-kuat, berjuang mati-matian agar tidak tumbang oleh suara-suara terkutuk itu. Dia adalah Komandan Ksatria Suci, pemilik pedang penghakiman dari Throne of Judgment. Tekadnya tidak boleh goyah, meski fondasi keyakinannya kini telah retak parah.
10424 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
LINGGA KALAGENI: Pendekar Terkutuk dari Sekte Pedang Naga

LINGGA KALAGENI: Pendekar Terkutuk dari Sekte Pedang Naga

Tranggg Tranggg Tranggg Dentingan pedang menggema di puncak gunung cakrawala. Lingga menangkis setiap serangan para pemuda yang berambisi menghabisinya. Gerakan berpedang Lingga sangat apik sehingga tidak ada satupun yang berhasil menembus pertahanannya. Bilah pedang dan tombak melesat bagai anak panah ke setiap titik dari tubuh Lingga. Namun gerakannya yang sangat cepat dan seringan kapas membuatnya dapat dengan mudah menepis semuanya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

Wanita itu melihat ke awang-awang, lalu berpaling ke arah lain yang berlawanan dengan Pangeran Adipati, saat itulah air matanya terjun bebas. Damarteja tak tahu bahwa penolakan yang ia berikan bukan membuat Muniratri terluka, melainkan kehilangan harapan: harapan untuk hidup dengan baik, dan harapan untuk menuntut keadilan atas fitnah keji yang merenggut kehormatan sekaligus membinasakan keluarganya. “Tidak ... tidak ... aku tidak boleh menyerah begitu saja,” batin Muniratri.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

KEBANGKITAN PEDANG PENELAN JIWA

Desis! Tiba-tiba, telinganya menangkap suara tajam seperti bilah pedang yang membelah udara. Saat menoleh, ia melihat Xavian Drakhar tengah bertarung sengit melawan Nathaniel Voss. Pedang di tangan Xavian Drakhar bergerak secepat kilat, melepaskan hujan tebasan pedang yang memenuhi langit. Di sisi lain, Ardafalo juga menggunakan energi pedang untuk menghadapi lima lawannya sekaligus. Setiap ayunan pedangnya menciptakan kilatan cahaya yang membelah udara.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai tragedi pedang keadilan pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status