Pembalasan si Anak Terbuang
"Tuan, Nyonya, Tuan muda Ryu datang dan ingin bertemu dengan Anda sekalian."
"Ryu? Suruh masuk ke sini saja," kata Tuan Yoga.
Tidak lama kemudian, Ryu masuk dengan membawa sebuah tas warna putih.
Dia memeluk dan mencium Omanya.
"Ini oleh-oleh dari Swiss waktu itu, Oma. Maaf terlambat lama karena aku males bongkar koper," ujarnya sambil nyengir.
"Dasar anak pemalas. Tidak perlu repot-repot membelikan Oma. Dengan kamu sehat dan sering berkunjung ke rumah, sudah membuat Oma bahagia." Wanita tua itu mengusap lembut kepalanya.