Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Aku mengulurkan tangan hendak mengambil segelas air di atas meja, tetapi Dion yang duduk di samping ranjang lebih dulu menyodorkannya ke bibirku. Setelah meminum setengah gelas air hangat, aku mengalihkan pandangan ke arahnya. Wajahnya terlihat lelah. Matanya merah, seolah sudah lama tidak beristirahat. Rahangnya mengeras, sementara kedua tangannya mengepal begitu kuat hingga urat-uratnya tampak menonjol. "Kenapa ...." Suaranya serak. "Kenapa kamu gugurin anak ini tanpa sepengetahuanku?"
3.4K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as tujuh sumur lirik
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Bagian 3: Tangan yang Sama Menggali Tujuh hari tujuh malam kami bekerja di bawah matahari yang terik dan langit yang tetap tanpa awan. Hongwu dan Xiao Yu bekerja sama dengan yang lain — mengangkat batu, menggali tanah yang keras, membawa beban air di pundak mereka yang mulai memerah karena panas. Aku bekerja bersama para wanita — membagi air minum yang tersisa secara adil, memasak makanan sederhana untuk semua orang, dan merawat mereka yang kelelahan.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 21 Times as tujuh sumur lirik
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Dalam pesan itu, dia menulis: [Kamu bilang kamu selalu ingin melihat hujan di kota kelahiran Ayahmu, 'kan? Komandan bilang, enam bulan lagi aku bisa mutasi ke pusat militer di sana. Nanti, kamu kuliah saja di Universitas Adiwangsa. Kita bisa melewati rintik hujan bersama, berjalan beriringan sampai rambut kita memutih dimakan usia, sebuah janji untuk menua bersama."
2.2K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as tujuh sumur lirik
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Dari langit turun tujuh sinar, dan setiap sinar membawa gema dari zaman yang telah berlalu: Suara para leluhur, suara manusia masa kini dan bisikan masa depan yang belum terjadi. Nagara menatap ketujuh sinar itu, lalu mengangkat Kujang Layung tinggi-tinggi. Cahaya dari kujang itu berpadu dengan sinar dari langit, menciptakan pusaran besar yang berputar perlahan dan mengubah udara menjadi nyanyian. “Sangkaning rasa… nyurup kana sangkaning cahaya.” (Asal rasa… menyatu kembali dengan asal cahaya.)
101.5K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as tujuh sumur lirik
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.2K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as tujuh sumur lirik
Read
+Library
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Arahnya tepat menuju kaki Salim Khoraz. Namun Bahir Sazal sudah bergerak lebih dulu. Tangannya mengangkat telapak ke depan. Qi di telapak tangannya menyala. Lentera Tujuh Sumbu. Tujuh titik api kecil melesat keluar seperti peluru. Mereka mengelilingi botol racun itu dari tujuh arah berbeda. Byaar. Botol pecah di udara. Tssss.
9.720.7K viewsCompletedAdded to Library 828 Times as tujuh sumur lirik
Show Reviews (14)
Read
+Library
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Read All Reviews
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Lelah (lelah) Lelah hati ini (gapai hatimu) Menggapai hatimu tak jua menyatu (lelahku lelah) Lelah lelah hati ini Bagaimana kelak ku akan Melangkah di sisimu Lelah lelah hati ini Menggapai hatimu tak jua menyatu Lelah lelah hati ini Bagaimana kelak ku akan Melangkah di sisimu Lelah (lelah) Lelah hati ini (gapai hatimu) Menggapai hatimu tak jua menyatu (lelahku lelah) Lelah lelah hati ini Bagaimana kelak ku akan Melangkah di sisimu ***
10476.3K viewsCompletedAdded to Library 10.0K Times as tujuh sumur lirik
Show Reviews (66)
Read
+Library
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

tanya Renggin Ang kepada Duata Hun. "Hmmm ...." Duata Hun mengusap jenggotnya. "Air itu hanya berada di satu tempat, yaitu Benua Ji." "Benua Ji? Bukankah benua itu hanya gurun yang dipenuhi padang pasir?" "Benar. Tapi, ada satu hal yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Di tengah gurun itu, ada sebuah sumur yang tidak akan pernah kering seberapa pun banyak air yang kau ambil. Air di dalam sumur itu lah yang dinamakan air suci zam. Sumur itu di kelilingi oleh banyak tumbuhan kaktus. Semakin besar tumbuhan kaktusnya, tandanya kau semakin dekat dengan sumur itu," jelas sang leluhur.
9.8141.6K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as tujuh sumur lirik
Show Reviews (33)
Read
+Library
Donat Mblondo
Mohon maaf ya... jika ada yang tidak berkenan dengan nama² nyleneh di cerita ini. Terima kasih atas masukannya. Saya akan memperbaikinya di seri ke-2. Terima kasih banyak bagi yang sudah baca sampai tamat. Semoga kalian sehat selalu...
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Read All Reviews
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

--- Langit sudah jernih… tapi di kejauhan, dari garis cakrawala, muncul cahaya lain, warna keemasan, seperti suara baru yang belum dikenal dunia. Kael menatapnya. “Apa itu lagi?” Liora menatap langit dengan mata sempit. “Itu... Nada Ketujuh.” Risa menggenggam batu kristal di tangannya. “Atau... lagu yang akan menulis ulang segalanya.”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as tujuh sumur lirik
Read
+Library
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Tiara: (suara pelan tapi putus asa) “Kenapa kita masih di sini...? Kenapa gak pergi aja besok pagi...” Anggi: (pelan, seperti mengulang suara orang lain) “Kemana pun kita pergi... dia ikut...” Zaki: “APA MAKSUDNYA?!” Tiba-tiba, radio tua di pojok ruangan menyala sendiri. Suara mendesis, lalu... suara anak kecil menyanyi. > “Topi saya bundar… bundar topi saya…” “Kalau tidak bundar… bukan topi saya…”
10813 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as tujuh sumur lirik
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status