Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Kemudian aku beranjak hendak pulang. “Eeh, Rin. Tunggu dulu, emang tukang buburnya kemana? Pesenin yang lain, kek,” ucapannya menghentikan langkahku. “Tukang buburnya naik haji. Sekarang jadi penjual masker. Mau pesan masker?” “Yee, masker ga bisa dimakan. Pesenin nasi padang aja deh,” ujarnya merayu.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

Dia memang sedikit lebih tenang sekarang, melihat buburnya mulai laku. Namun, beberapa menit kemudian, seorang pria berpostur tegap dengan jas rapi turun dari mobil hitam yang terparkir tak jauh dari sana. Langkahnya santai, tangannya dimasukkan ke dalam saku celana. Sisi melirik sekilas, lalu kembali fokus pada dagangannya. “Bubur satu, tanpa ayam, tapi tambahkan kerupuk,” ujar pria itu.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Kukuh mengetik pesan dengan cepat: "Pak, gimana? Jadi apa tidak sampean siang ini ditemani cari akik?" Baru saja pesannya terkirim centang dua, si tukang bubur datang menghampirinya. "Ini, Mas, buburnya." Semangkok bubur ayam yang mengepulkan asap harum diletakkan di depan Kukuh. "Makasih, Pak." Kukuh mengambil sendok, bersiap menyantap sarapannya. Namun, tepat ketika ia baru saja mengaduk bubur tersebut, sebuah pemandangan ganjil tertangkap oleh sudut mata kirinya.
109.5K viewsOngoingAdded to Library 379 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
Jika Aku Membuang Bapak

Jika Aku Membuang Bapak

Senyumnya melebar, seolah bangga melihatku makan. “Duduk di kursi, Mas. Masih banyak yang kosong.” Tukang bubur yang namanya tidak kuketahui itu menunjuk kursi plastik yang kosong di samping Bapak. “Nggak, Bang. Lagi jagain Bapak saya supaya nggak jatuh.” “Oalah, Mas-nya baik banget. Semoga berkah ya, Mas. Semoga anak saya nanti juga kayak Mas ini, mengayomi orang tua.”
102.7K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
Benih Haram Sahabatku

Benih Haram Sahabatku

Laki-laki itu membuka kulkas untuk melihat-lihat. "Eh, apa ini?" Andra mengambil sesuatu. Rasanya tadi pagi tidak ada makanan ini. Apa tadi Tarno keluar membelinya? Bubur Ayam Haji Sulam. Begitulah yang tertulis di atas boks styrofoam. Porsinya ada dua bungkus. "Ambil satu buat ganjel perut. Lumayan." Andra tersenyum senang. Biasanya bubur dimakan untuk sarapan pagi. Namun, tak mengapa jika disantap di malam hati.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
Ketika Ibuku Menikah Lagi

Ketika Ibuku Menikah Lagi

tanyaku. "Gak terlalu jauh. Sekitar setengah kilometer lagi," jawab penjual bubur yang sepertinya seumuran Om Haryo. "Oh, iya. Terima kasih, banyak. Berapa buburnya, Bang?" "Sepuluh ribu, Dek," jawabnya.
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 402 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Ia menuangkan bubur ke dalam mangkuk plastik, menyiramnya dengan kuah gula merah yang kental, lalu menyerahkannya dengan hati-hati. Tak lama kemudian, seorang pria lain datang, membawa kamera kecil di tangannya. Ia memakai kaos putih dan celana pendek, tampak seperti orang yang biasa membuat video. “Bu, saya mau beli semua buburnya, boleh?” katanya dengan ramah. Mak Asih tertegun. “Semua?” “Iya, Bu. Saya kebetulan suka kuliner kaki lima, saya food vlogger. Boleh saya rekam Bu Asih saat menyajikan bubur?”
4.0K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

"Iya, Mas. Tenang aja." Obrolan mereka terhenti karena Syakila melihat tukang bubur ayam sedang dikerubungi ibu-ibu. 'Pasti buburnya enak sehingga laris seperti itu,' pikir Syakila lalu mengajak suaminya untuk sarapan di sana.
10127.8K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as tukang haji naik bubur
Show Reviews (16)
Read
+Library
Khusnul Tikwati
Kalau aku jadi syakila, udah aku obra abrik pesta pertunangan kamil dan mengatakan pada tamu undangan kalau kamil cuma seorang pembohong dan penipu. biar tahu rasa ksluarga itu. lanjut ya ka. jangan lama² updatenya
Harun Zaki
sudah baca sampai selesai, tapi ceritanya masih menggantung. ada beberapa yang belum tuntas 1. bagaimana kelanjutan kasus yang menimpa Maharani dgn suaminya 2. kelanjutan keluarga Kamil 3. happy ending tokok utama dalam cerita ini
Read All Reviews
Aku (Bukan) Jodohnya

Aku (Bukan) Jodohnya

"Ada bubur, soto Surabaya ama tupat tahu." "Bubur aja." Sorot matanya tertuju ke gerobak mamang yang berbaju kuning. "Buburnya enggak pake sambal, kacang, kerupuk dan satu lagi, enggak pake lama." Bastian geleng-geleng lalu menuju ke mamang berbaju kuning itu kemudian kembali duduk di tempat semula. Suasana di sana masih belum begitu ramai
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Citra mendengus dan naik ke boncengan dengan setengah hati—tapi nggak nolak. Mereka berhenti di warung bubur legendaris dekat Dago Atas. Tempatnya sederhana, tapi aromanya menghipnotis. “Aku tahu, kamu anak arsitektur pasti biasanya sarapan avocado toast. Tapi bubur ayam ini beda. Ini sacred,” kata Dika dengan khidmat. “Sacred?” “Iya. Kayak kamu pas lagi konsentrasi ngarsitek. Aura-aura sulit diganggu.”
706 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as tukang haji naik bubur
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status