Belenggu Rumah Darah
Tangannya yang gemetar masih memegang mangkuk darah, dan tiba-tiba, cairan itu melompat keluar, melayang di udara sebelum jatuh dengan percikan keras di lantai.
Dan saat itulah, lantai rumah mulai bergetar. Sesuatu yang jauh lebih besar, lebih mengerikan, telah dipanggil dari dalam kegelapan. Sesuatu yang membutuhkan lebih dari sekedar darah.
"Kita harus keluar dari sini," Arga menarik tangan Mira, tapi pandangannya tertuju pada Pak Kusuma yang kini tersenyum tipis, seolah semua ini adalah bagian dari rencana.
Bab Populer