Kebahagiaan Menanti
Arya menyarankan, "Bagaimana kalau kita pergi berlibur sementara waktu? Apa ada tempat yang ingin kamu kunjungi?"
"Bukankah kamu sibuk?"
Aku ingin sekali berlibur, tetapi aku tidak mau mengganggu pekerjaannya.
Arya menatapku dengan lembut, lalu menghela napas.
"Kamu ini terlalu baik. Kamu selalu mengutamakan orang lain, hidupmu akan terasa melelahkan. Ingat, ya. Meskipun di hadapan suami dan anak-anakmu, kamu harus selalu mengutamakan dirimu sendiri. Jangan merasa nggak enak."