Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

“Kita akan membuat sate di tengah hutan ini. Tapi ingat, kita harus berhati-hati agar api tidak merembet ke sekitar dan mengganggu alam.” Mereka berdua mencari kayu-kayu kering untuk membuat api unggun. Azzo mengajari Ellard cara menyusun kayu sehingga api akan terus menyala tanpa terlalu banyak asap. Setelah api menyala, mereka menyiapkan tusuk sate dari ranting-ranting yang mereka temukan.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
Menjadi Candu Guruku

Menjadi Candu Guruku

Setelah berjalan kurang lebih lima belas menit, mereka menemukan penjual sate yang mangkal di pertigaan. "Bang, satenya dua ratus tusuk," pinta Joana, tanpa basa-basi, membuat Andreas garuk-garuk kepala karena sang istri benar-benar memesan seperti apa yang tadi dia katakan. Sementara kalau tidak dituruti, sang istri pasti akan kembali merajuk. Penjual sate sempat melongo, tapi sedetik kemudian tersenyum lebar. "Siap, Mbak. Silakan tunggu di sana." Penjual sate menunjuk kursi plastik yang sudah dia sediakan untuk para pembeli.
1036.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Mengusap-usap pangkal tusuk konde yang berbentuk kepala ular lalu memeriksa bagian lain dari tusuk konde tersebut. "Bunga teratai?" Satria bergumam saat tahu jika tusuk konde di tangannya terukir sebuah gambar bunga teratai. "Kangmas, aku merindukanmu!" Suara perempuan terdengar lagi di telinga Satria membuat tusuk konde yang dia pegang terjatuh karena kaget.
9.750.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
Menikmati Sentuhan Pria Bayaran

Menikmati Sentuhan Pria Bayaran

Mungkin karena sepi, hanya ada dua pasang pengunjung lain selain mereka, sehingga pelayanan sangat cepat. Revan mengangkat satu tusuk sate. “Ini sih bukan torpedo ya, Fay, tapi tirpidi. Kecil gini... kalau kambing bolehlah itu disebut torpedo. Iya nggak?” Faya mengedikkan bahu. Kembali mencebik. “Ada-ada aja, masa makan gituan hamil.”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 477 kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Terang Bang Sat dan Yuana hanya manggut-manggut mengerti. "Ini Mbak, lattenya." Ujar Bang Sat sambil menyodorkan segelas es latte lengkap dengan sedotannya. "Makasih Bang." Sahut Yuan lalu menyeruput es lattenya dengan sedotan. "Srutt... Ahh, segernya..." Ucap Yuana setelah merasakan segarnya es latte buatan Bang Sat. "Rasanya gimana Mbak? Sudah pas belum?" Tanya Bang Sat tentang latte buatannya.
10605 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
MISTERI CINTA CEO TAMPAN

MISTERI CINTA CEO TAMPAN

Aroma sate yang terbakar di atas panggangan menguar di udara, menggugah selera siapa pun yang lewat. Samuel memarkir mobil dan turun bersama Mikha. Mereka berjalan ke salah satu kedai sate taichan yang terkenal. Seorang pelayan menghampiri keduanya. "Selamat malam, mau pesan apa, Mas?" Samuel menoleh ke arah gadis itu. "Mikha, kamu mau makan apa?" Gadis itu menggeleng lemah. "Aku nggak nafsu makan, Sam. Kamu aja yang pesan."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

"Pak, aku beli sepuluh tusuk!" Penjual itu tersenyum ramah. "Anak muda, kau benar-benar tahu cara memilih. Ini sate terbaik di desa!" Lin Gong tertawa, lalu tanpa ragu menggigit satu tusuk sebelum membayar. "Hmm, gurih sekali! Aku harus membawa ini untuk Wu Yu. Tapi... ah, dia pasti bilang aku terlalu banyak makan," gumamnya, separuh bercanda.
9.859.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Ruang lapang dengan atap langit bebas yang biasa dipakai untuk ruang cuci jemur itu disulap menjadi rooftop barbeque dadakan. Ghina, Karina dan Annaya memasukkan daging ke dalam tusuk sate. Di sisi lain, Jimmy sedang berusaha membelah ikan. Dimas menyusun sate yang dibuat dari sosis dan bakso. Sedangkan Agus membakar sebagian sate daging yang sudah dibumbui.
10232.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
SATAPUSPI

SATAPUSPI

“Tenang saja, kita masih belum cukup umur. Lagipula aku ingin kuliah sampai S2, baru memikirkan pernikahan.” Reva membuang muka, perkataan Tobias itu membuatnya ge-er tadi, di satu sisi Tobias masih bersikap santai meski sudah membuat gadis itu baper. Dia dudukan Reva ke salah satu sofa di ruang tamu bernuansa cerah dengan tiga buah sofa empuk. Masing-masing warnanya berbeda dari kuning, olive dan azure, meja kayu oval diletakkan di tengah ruangan beralaskan permadani kelabu.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai tusuk sate
Baca
+Pustaka
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Pinta Tang Rui sambil menunjuk sate buah yang dijajakan di kios yang ada di depan mereka. Tanpa ragu Shizi pun menuruti kemauan Tang Rui dan membelikan Tanghulu untuknya dan untuk Wang Suyi serta Putri Nara. Ia membeli empat tusuk sate buah yang biasanya terdiri dari anggur, hawthorn, strawberry yang disiram dengan sirup manis yang kemudian berubah menjadi keras. Tampak mereka menikmati makanan manis dengan warna merah menyala tersebut.
9.4162.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai tusuk sate
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status