Ini Uangku, Mas!
Ah sudah lah, yang penting acara nikahku aja dulu.
"Baiklah Say, ini." Terpaksa kusodorkan uang lima ratus ribu lagi.
"Yang itu juga ya, Bul." Ibu mas Aga menujuk uang dua juta sisa di tanganku.
Kok Ima dan ibunya seperti maruk. Kurasa kalau hanya untuk ijab kabul, tidak sebanyak itu juga kali. Justru yang kurasakan sekarang, mereka menjual mas Aga padaku.