Istri yang Kuabaikan
terang Dinda.
"Innalillahi ... Kok bisa?" tanyanya cemas. Lalu, ikut membantuku berjalan, dan duduk ke sofa ruang tamu.
"Almira, please aku belum mati. Kenapa kamu malah berucap begitu?" protesku mendengarnya mengucapkan itu.
"Innalillahi itu bukan hanya untuk orang meninggal, Mas. Tapi, juga orang terkena musibah, kayak Mas ini," terangnya.