Katanya, Aku Pelit
Ipit Kalishganjangan sampai menyalakan apimasak air biar matengpenanak nasi gasnasi bambu bakar
"Yaitu: nikah, cerai, dan rujuk."
"I-iya, sih, tapi ..." Kepalaku terasa mumet. Memang benar apa yang baru saja dikatakannya, tetapi tetap saja aku sungkan.
"Ya, nggak apa-apa, sih, kalo Abang nggak jadi ngelamar. Saya paham. Murah di mulut, mahal di timbangan."
"Apaan?"
"Nggak ada apa-apa, Bang. Orang di tempat saya bilang, cakap berdegar-degar, tumit diketing," sindirnya lagi.
Beliebte Kapitel