Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

Lalu dia pun permisi pulang. "Kok ketawa kau Udin?" tanyaku setelah Amanda pergi. "Karena cinta monyet, Bos," "Emang kau tau artinya?" "Taulah, Bos, " "Apa coba?" "Macam si Tigor itu, dia cinta kali sama monyetnya, monyetnya dibawanya jalan-jalan, dikasih motoran, eh, monyetnya ngamuk, digigit monyet itu si Tigor, hahaha," kata Udin.
1079.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Muda dan Tua, semuanya menatap wanita bernama Shana Rose Adnan itu dengan tatapan kagum. “Nah ini, anak kami paling bungsu. nantinya Shana yang akan ikut mengembangkan bisnis di bidang ini. Dia lulusan Universitas Teknologi Rhein-Westfalen Aachen,” ucap Banyu bangga pada kolega bisnisnya. “Luar biasa, Jerman! Ich freue mich auf die Zusammenarbeit mit Ihnen,” ucap salah seorang kolega Banyu sambil mengulurkan tangannya.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
 LOVE YOU MBAK SANTRI

LOVE YOU MBAK SANTRI

Temannya memotong ucapan santri yang dipanggil Udin tadi. Dari gelagatnya dia suka sama Udin, karena Udin ikut hadrah dan menjadi vokal, suara yang merdu juga enak didengar. Juga tampang yang cukup lumayan, putih juga tinggi. Hampir semua wanita dibikin klepek-klepek sama dia. Tapi sayang umur yang hampir mendekati kepala tiga, dia belum kunjung nikah, selalu saja gagal.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Di hadapan Yati satu batang penis tengah asik keluar masuk di dalam mulutnya. "Shhhh ohhh yatii sepongan mu memang luar biasa!" Lenguh pria itu saat penisnya dengan asik di hisap oleh Yati. Namanya Badarudin atau sering di sapa Udin. Matanya merem melek menikmati sepongan Yati. Tubuh gemuk dengan lemak hampir di sebagian tubuhnya itu terlihat berguncang hebat tatkala pak Supri dengan buas menggenjot penisnya di vagina Yati membuat wanita itu merem melek menikmati sensasi nikmat yang dia rasakan. Plok plok plok plok!
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Bulu Perindu

Bulu Perindu

“Ud....” David tersenyum simpul. Kini tatapan matanya mulai mengintimidasi Seruni. Gadis itu tiba-tiba saja menjadi salah tingkah diperhatikan sedekat ini. Ia tak tahu harus berekspresi seperti apa untuk membalas ekspresi David yang tengah menikmati tiap sudut wajahnya. Ia beranikan diri menatap mata lelaki itu, namun mata David justru menatap ke bagian wajahnya yang lain. “Astaga, apa yang mau kamu lakukan, Ud?” batin Seruni.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Udin juga ikut rebahan di dekat kaki Davi. “Din, kenapa ,sih, kamu suka nonton sinetron ikan terbang?” tanya Davi pada Udin. “Meoong.” “Apa katanya, Nak?” tanyaku iseng. “Katanya asyik, Mah.” “Iya, kah, Din?” “Meoong.” “Katanya dia nungguin ikannya terbang keluar, Mah.” “Bwahahahaha, Davi bisa aja mengartikan ngeongnya si Udin.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

"Oohhh! Aku ingat sekarang! Udin yang hidup di jalanan, namanya jalanudin. Udin penggembala, namanya sapiudin." Bella kembali tertawa lagi namun air matanya bercucuran deras. Wanita itu sungguh menangis dalam tawanya. "Mooooo .... Kamu selalu begitu, langsung jadi sapinya Udin. Hahaha. Apalagi sayang? Kau masih ingat?"
10272.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Serpihan Hati

Serpihan Hati

seorang pelayan membuat Udin terkejut dari kekagumannya. "Ah, maaf! Saya masuk ke rumah ini tanpa permisi. Saya Udin!" Udin mengulurkan tangannya kepada pelayan di hadapannya. Dengan ragu, pelayan itupun menerima uluran tangan Udin. "Saya Bik Irah, pelayan senior di rumah ini, Tuan! Silahkan!" Pelayan itu mempersilahkan Udin duduk di sofa. "Silahkan anda menunggu disini Tuan, kalau boleh tahu, anda mau minum apa?"
1014.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 571 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

Anton bangun dari duduknya, lalu mempersilakan Devano dan Andini untuk masuk ke dalam kamar. "Gara-gara Edo, saya baru keingetan Udin yang udah seminggu gak dicolek," bisik Anton pada Devano. Keduanya kembali tergelak. "Namanya merakyat ya, Pak," seru Devano masih dengan tawa renyahnya. Anton dan Parmi masuk ke dalam kamar, begitu juga Andini dan Devano yang masuk ke dalam kamar Andini. "Edo itu sebenarnya siapa sih, Pa?" tanya Parmi pada suaminya, saat mereka sudah berada di dalam kamar.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

kata Udin dengan tegas “Lah kena apa kamu Din?," Jawab Sarji mulai kaget “Tidak apa-apa Ji, aku ingin keluar saja dari sini," Tegas Udin lagi “Sebentar, sebentar Din, ini sebenarnya ada apa dulu. Jangan begini, aku paling mengerti kamu dari kecil," Kata Sarji meredakan keinginan Udin yang kuat
8.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai udin udin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status