Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
Setelah puas membasuh muka aku kemudian berdiri di depan cermin.
Aku memperhatikan wajahku dan, benar saja, ada beberapa luka memar di wajahku ini. Tidak banyak, juga tidak terlalu kentara.
Hanya satu yang paling menonjol, di ujung bibir. Nah, ujung bibirku ini juga pecah. Darahnya memang sudah berhenti, tetapi perihnya tetap terasa.
Aku menunduk. Nah, lho, aku baru sadar. Ternyata ada beberapa bercak darah di kaos yang aku pakai sekarang.
Hot Chapters