Ditipu dengan Akta Nikah Palsu, Aku Menikahi Pria Berkuasa
“Joshua, sekarang kamu ngomong seperti ini sama aku, apa kamu juga ingin masuk penjara untuk jadi teman Anisa?”
“Kamu itu putri dari Keluarga Zavian. Aku tahu aku nggak bisa menyinggungmu. Tapi seandainya aku mati, apa kamu benar-benar akan merasa gembira?”
Ketika mendengar ucapan Joshua, akhirnya Rachel mengerti bahwa pria itu masih belum benar-benar melepaskannya. Hanya saja, saat mendengar ucapan itu dari mulut Joshua, Rachel cukup merasa kaget. Ternyata pria tidak berperasaan seperti Joshua juga rela mengorbankan nyawanya demi orang lain?