Kuberi Cinta Malah Dianggap Saudara
"Nggak ada apa-apa, nggak apa-apa ...."
Namun sebelum kalimat itu selesai, Tano merasakan tangannya tiba-tiba kosong. Saat menoleh, seperti yang diduganya, undangan yang tadi berada di tangannya sudah menghilang. Sebaliknya, di tangan Arsa kini terdapat amplop merah yang selama ini mereka sembunyikan.
Belum sempat mereka menghentikannya, Arsa sudah membuka undangan tersebut dan melihat dua nama yang tertulis di atasnya.