WOLVIRE (Bahasa Indonesia)
“Nah, tambahkan gambaran vampir itu sedang kelaparan. Ingin menyedot habis darah kalian.”
Salah satu alisku terangkat. “Kau saja tidak begitu, Saga.”
Saga mendengus. Jelas meremehkan pikiranku.
“Kami tetap makan dan minum seperti biasa. Tetap punya kebutuhan khusus akan buang air besar dan sebagainya.” Saga menjelaskan dengan suara pelan, tak ada nada main-main di suaranya. “Namun, darah tetap yang paling utama. Semua vampir adalah manusia, Bara. Hanya saja, sesosok iblis peminum darah menyertai jiwa kami. Itulah mengapa kami membutuhkan darah; hewan ataupun manusia. Jika tidak, sosok iblis di jiwa kami akan memberontak. Percayalah, kau tidak akan mau tahu bagaimana wujud kami yang sebenarny
Hot Chapters