Cinta Diam-Diam Sang Bos
Aku menandatangani tanda terima itu sementara pria itu berkata, "Ini salah satu buket bunga terbesar yang pernah aku antar. Yang ngirim ini sepertinya antara lagi naksir berat atau habis bikin masalah gede banget. Tapi yang jelas, dia cinta mati sama kamu."
Mendengar itu, aku nggak bisa nahan senyum kecil. Setelah kurir pamit, aku menatap buket segede gaban yang hampir nutupin seluruh meja. Waktu aku lihat ke Vivi, dia juga melongo. Ternyata dia juga dapet bunga raksasa di mejanya yang sama hebohnya.
“Peter ngirim ini ke aku?" Vivi tampak nggak percaya. "Citra, bunga ini lebih tinggi dariku! Gimana aku bawa pulang?"
Hot Chapters