Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Revenge In Love

Revenge In Love

“Dia udah pergi” Masih dengan suaranya yang terdengar begitu datar, bahkan kali ini sarat akan kekesalan, juga berulang kali pula pria itu terdengar menghela nafas berat. “Cepetan lo buka mata lo dan kita cabut dari sini!” Detik itu juga Vale langsung menyingkap selimut dari wajahnya, dia menatap Vincent dengan seringaian khas yang tampak begitu menawan, tetapi juga mematikan dalam satu waktu.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Lagi Valerie yang Bisa Kau Sakiti

Aku Bukan Lagi Valerie yang Bisa Kau Sakiti

Kalau begitu, seberapa tulus sebenarnya cinta itu dan seberapa banyak kebohongan yang ada di dalamnya? Valerie mengganti topik. “Setelah urusan balik nama apartemen selesai, aku ingin pergi jalan-jalan beberapa hari.” William sedikit terkejut. “Kenapa tiba-tiba ingin pergi?” Valerie menjawab, “Sudah bertahun-tahun aku tidak pernah benar-benar keluar untuk menikmati hidup.” “Jadi aku ingin pergi sebentar.” William tidak banyak bertanya. “Baik juga.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

“Atur aja. Papa ikut. Tapi Papa malas kalau harus naik gunung ah, Val.” “Ingat umur, Pa?” Val terkekeh meski dilempari popcorn. “Enaknya pantai itu ya begini. Santai aja kalau jalan. Datar, nggak naik turun,” sahut Vienna. “Tapi panas. Seminggu libur kulit aku mateng gini.” “Bagus malah. Eksotis.” Vlad menyambar. “Ih, aku kan cewek, Bang. Bagusan putih kayak di iklan-iklan.”
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Mungkin mulut Citra dan Ibu Mertua sudah babak belur. "Benar atau tidak, Kak? Karena jaman sekarang itu lagi musim tumbal-tumbalan. Di depan sana pernah kejadian tumbal warung soto yang baru saja di bangun, setiap anak kecil yang lewat di depannya akan ketabrak mobil. Ada juga yang menumbalkan suaminya sendiri untuk melancarakan usahanya. Itu semua fakta lho, Kak. Lagian, Kakak kan dapat uang banyak secara mendadak ya, bisa jadi itu semua didapatkan dengan ilmu hitam yang menuntut tumbal! Dan Kakak memilih Mas Bambang sebagai tumbalnya. Wajar kan kalau kami menyangka demikian?" cetus Citra, ikut mengompori. "Aku tidak pernah bermain dukun seperti kalian!" balasku setengah berteriak. "Justru
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Tengah malam, dia menghajar Tira sampai masuk rumah sakit. Tira justru tertawa histeris. “Bunuh saja aku! Silakan! Aku tetap nyonya besar Prima. Kamu bahkan nggak takut masalah ini tersebar, untuk apa aku takut?!” Mata Richard memerah, “Dasar wanita jalang! Sudah punya keluarga masih menggoda pria lain! Nggak takut kena penyakit?” Tira malah tertawa mengejek, “Kamu lupa? Bukankah kamu juga tergoda dengan cara yang sama?”
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Segala keindahan alam dan keelokan budayanya menghadirkan sisi indah dan romantis dari kota yang berjuluk Paris Van Java ini. Sudah seminggu Hellena tidak masuk kerja. Meja tempatnya duduk nampak lengang. Tak ada lagi wajah teduh dengan senyum lembutnya yang dengan sopan memberikan laporan atau sekedar mengingatkan jadwal pentingnya. Seperti kata Abizar, Hellena akan resign bekerja. Aksara menatap meja yang kosong dan ruangan yang rasanya begitu sepi.
1040.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 811 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Mengejar Berondong

Mengejar Berondong

jawab Tezza dan Xavera tertawa mendengarnya. Pria itu meminta Xavera untuk mengirimkan beberapa foto kepadanya dan seperti tidak ingin kalah Tezza ikut mengupload foto Xavera bersamanya dengan caption, 'My Devil Queen 😈, Love is like a hole, once you fall in, it's hard to get out 😈' Xavera memberi pelukan hangat pada Tezza ketika membaca caption dengan tulisan yang super romantis baginya. Ternyata pria bermulut cabe setan, bisa bersikap sangat sangat manis.
1070.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Istri Figuran Presdir Arogan

Istri Figuran Presdir Arogan

ucap Nyonya Lunara penuh kekaguman sambil merengkuh putrinya dari samping. Seulas senyum manis terukir di bibir Vallen, yang kini dipoles lipstik marun menyala, selaras dengan karakternya yang tegas dan berpendirian kuat. “Terima kasih, Ma. Pilihanku memang tidak pernah mengecewakan, bukan?” ujar Vallen dengan tawa kecil yang menggoda. Wanita paruh baya dengan sanggul khas ibu-ibu sosialita itu ikut tertawa. Dia menepuk lengan atas Vallen dengan gemas. “Kamu memang pandai memilih.”
9.9102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai via vallen dulu
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Oktafianas Rasyid
Sebelumnya aku udah perna baca di apk novel online ini, hanya baru kali ini nemu buku bagus heheyy.. Alurnya keren, ga bs ditebak. Bikin penasaran, the best pokoknya ... Semngat Nulisnya Bunte ......
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Kontrak Gadis Buntung

Pernikahan Kontrak Gadis Buntung

sahut Sarah menyentil hidung Vallen. "Ah gampang, Bu," kata Vallen tersenyum simpul. "Yaudah ibu keluar dulu. Sana siap-siap!" Sarah pergi dari kamar Vallen Berlalu Sarah, Vallen melompat-lompat kegirangan sambil berteriak sorak, tidak menyangka apa yang ditakutkan ternyata hanyalah ketakutannya semata. Sarah sama sekali tidak memarahinya telah menjalin cinta dengan pria dewasa meski dia baru SMA.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai via vallen dulu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status